Erabaru.net. Dalam beberapa tahun terakhir, kita telah melihat semakin banyak upaya untuk mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan kita sehari-hari. Pada tingkat komersial, satu supermarket di Thailand memiliki solusi cerdas untuk mengganti kemasan plastik dengan daun pisang dan kita pasti menyukainya!

Ide ramah lingkungan diadopsi oleh Rimping Supermarket di Chiangmai, Thailand.

Dari foto, kita dapat melihat bahwa Rimping mulai menggunakan daun pisang untuk membungkus produk sayuran mereka dan menyatukannya dengan tali ikat alami.

(Foto : Perfect Homes Chiangmai)

Tidak seperti plastik, daun adalah organik. Mereka dapat menjadi kompos, daun pisang menambah nutrisi ke tanah, dan mereka bertindak sebagai kompos hangat untuk kebun. Ini membuat mereka solusi sempurna untuk lingkungan kita.

(Foto : Perfect Homes Chiangmai)

Tentu saja, tidak semua daun cocok untuk pengemasan tetapi ukuran daun pisang lebar, tebal dan cukup fleksibel untuk memungkinkan mereka dilipat tanpa patah.

(Foto : Perfect Homes Chiangmai)

Permukaan lilin daun pisang memberi mereka kualitas kedap air yang kuat dan membuatnya lebih tahan lama ketika dihubungi dengan air dari produk sayuran.

(Foto : Perfect Homes Chiangmai)

Secara estetika, daun-daun hijau ini menambah sentuhan individu dan memberikan sentuhan kehidupan pada barang yang dibungkus.

(Foto : Perfect Homes Chiangmai)

Daun pisang tersedia sepanjang tahun di daerah tropis. Mereka tumbuh cepat di iklim tropis dan tidak ada daun yang mengandung racun, pewarna atau iritasi.

Ilustrasi . (Foto: Wikimedia)

Selama berabad-abad, daun pisang telah menjadi bagian dari budaya kuliner orang Asia. Orang telah menggunakan daun pisang untuk piring nasi dan telah dikenal menggunakan daun sebagai pembungkus makanan juga.

Rimping Supermarket sudah pasti membuat keputusan besar tentang hal ini. Tidak hanya memberikan dampak positif pada lingkungan kita, tetapi sangat mungkin bahwa mereka akan memulai tren pengurangan plastik dari tingkat komersial.(yant)

Sumber : Goodtimes

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular