Erabaru.net. Saya selalu percaya pada kekuatan doa, tetapi tidak dengan cara yang “kuno”, di mana seseorang mendengar kata-kata saya dan mereka selalu mengatakan “ya”, atau hanya mengatakan bersama di bagian akhir, “amin.”

Doa, dalam dirinya sendiri, tidak memiliki kekuatan. Hanya melalui iman barulah berdoa memperoleh sebuah makna. Seorang manusia tanpa iman dapat berdoa untuk seumur hidup, dan itu akan berarti sama saja dengan obrolan sederhana antara dirinya dengan seorang teman. Tetapi bagi seorang manusia dengan iman, doa itu sesungguhnya akan dijawab.

Saya percaya pada kekuatan doa karena di dunia yang luas ini ada sesuatu yang bahkan tidak bisa dijelaskan oleh sains. Sesuatu yang sangat kuat (disebut Tuhan, Allah, dll.) Yang menghubungkan kita semua dalam jaringan tak kasatmata. Saya benar-benar percaya setiap pemikiran yang dikirim ke sana melalui ikatan tak terlihat. Pikiran positif akan menarik hal-hal positif, begitu juga sebaliknya.

Tetapi pemikiran diri sendiri hanyalah partikel kecil energi. Jadi jika kita menginginkan sesuatu, selain berupaya keras, maka kita harus meluangkan waktu untuk berdoa agar keinginan kita terkabulkan .

Ada latihan dalam buku yang ditulis oleh Brian Tracy yang saya lakukan lima tahun yang lalu, dan itu seperti: “tulis 10 hal yang Anda inginkan dalam 3 tahun ke depan.”

Ketika saya mencoba menulis 10 hal itu, pada waktu itu saya menginginkan sesuatu. Saya menyimpan sebuah kertas dan menaruhnya di rak, di ruang bawah tanah.

Tepat 3 setengah tahun kemudian ketika saya membersihkan ruang bawah tanah dan melihat selembar kertas itu. Saat itu saya sudah benar-benar lupa tentang tersebut.

Saya tidak tahu apakah Anda percaya atau tidak, tetapi 8 dari 10 hal yang saya tulis itu menjadi kenyataan! Sekujur tubuh saya sampai merinding!

Di satu sisi, saya berdoa untuk hal-hal itu ketika saya menulisnya, dan saya mengirimkan keinginan tersebut ke alam semesta. Dengan memiliki begitu banyak energi untuk mendapatkannya, akhirnya saya bekerja keras untuk mendapatkannya bahkan 3 tahun kemudian.

Keinginan saya terkabulkan. Itu membuat saya menjadi lebih percaya pada kekuatan doa.

Setelah itu saya menuliskan sebuah doa pribadi di atas secarik kertas dan saya selalu membacanya setiap pagi.

Bagi saya, salah satu cara agar keinginan kita terkabulkan adalah bahwa kita harus sering-sering berdoa (menuliskan hal-hal di atas kertas, dengan mata tertutup mengatakan doa yang sebenarnya), kita mengirimkan pikiran itu (seperti dokter-dokter ini yang berdoa untuk pasien, rekan kerja dan keluarga mereka), untuk melakukan panggilan ke server master – dan kemudian kita mendapatkan kembali energi dari server master itu, dan diteruskan juga ke semua orang yang kita doakan.

Sekarang, mereka memiliki lebih banyak energi untuk melawan penyakit mereka, keluar dari nasib buruk, dan bahkan mereka juga mengalami hari yang lebih baik! Tidak ada yang harus sakit sehingga kita bisa berdoa untuk seseorang. Kita bahkan dapat berdoa untuk mempertahankan kesehatan sempurna yang sedang kita miliki saat ini.

Berdoa adalah bentuk rasa syukur, atau menemukan hal-hal dalam diri kita yang belum (ada) pada saat itu. Itu bisa terhadap diri sendiri atau orang lain, ataupun sekelompok orang.

Benar-benar seperti itu. Jika Anda tidak percaya pada kekuatan doa dalam bentuk apa pun, doa Anda tidak akan terkabulkan. Jangan terlalu tergesa-gesa dalam berdoa. Tidak harus dengan mata tertutup mengatakan doa yang sebenarnya, walau memang itu adalah cara yang paling biasa untuk melakukannya.

Lihatlah saat-saat indah ini di mana para dokter dan karyawan rumah sakit selalu berdoa untuk para pasien, rekan kerja, dan keluarga mereka. (rpg)

Source: dailypositiveinfo

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular