Erabaru.net. Seorang bayi yang dilahirkan dengan berat 268 gram atau 9,45 ons telah semakin sehat dan diizinkan pulang, menjadikannya bayi tersebut sebagai terkecil di dunia yang pernah dilahirkan dalam keadaan selamat.

Bayi laki-laki yang tidak disebutkan namanya ini lahir melalui metode caesar Agustus tahun lalu ketika dia gagal menunjukkan pertumbuhan dan berat badan yang baik selama kehamilan dan para dokter merasa khawatir hidupnya akan dalam bahaya ketika berada dalam kadungan saat ibunya menjalani USG pada minggu 24.

(Foto: Keio University School of Medicine)

Menurut laporan Rumah Sakit Universitas Keio, bayi itu berada di bawah pengawasan di unit perawatan khusus hingga beratnya mencapai 3,2 kilogram, sebelum diizinkan oleh dokter untuk dibawa pulang pada 20 Februari 2019 lalu.

Ibu bayi itu berkata,: “Saya sangat bersyukur bahwa bayi saya dapat tumbuh membesar dengan baik. Jujur, saya juga merasa tidak yakin apakah dia bisa bertahan dan hidup lebih lama. “

Bayi Jepang ini telah melampaui rekor bayi terkecil di dunia dengan berat badan lebih kecil 0,21 ons atau 6 gram. Rekor ini telah terdaftar dalam daftar Bayi Terkecil di situs web University of Iowa.

(Foto: Keio University School of Medicine / Reuter)

Sebelumnya, bayi terkecil lahir di Jerman pada 2009 dengan berat 9,66 ons atau 274 gram yang telah dipegang selama 9 tahun.

Namun, bayi dari Jepang bukan satu-satunya bayi terkecil yang pernah lahir dan selamat. Bayi perempuan terkecil lahir di Jerman pada 2015 dan selamat.

Dokter Takeshi Arimitsu, yang telah merawat bayi luar biasa ini, mengatakan kepada BBC bahwa ia ingin menunjukkan kepada dunia bahwa ada kemungkinan bayi kecil yang lahir akan hidup dan tumbuh sehat sehingga mereka diizinkan untuk dibawa pulang dan hidup seperti bayi normal lainnya.

(Foto: Keio University School of Medicine / Reuter)

Menurut daftar yang dikeluarkan oleh University of Iowa, hanya ada 23 bayi terkecil di seluruh dunia yang lahir dengan berat kurang dari 300 gram. Hanya empat dari mereka adalah bayi laki-laki.

Menurut Rumah Sakit Universitas Keio, tingkat keberhasilan untuk bayi yang lahir dengan selamat dengan berat 1 kilogram di Jepang adalah 90 persen. Untuk bayi yang lahir di bawah 300 gram atau 10,59 ons, tingkat keberhasilan mereka selamat adalah 50 persen.

Bayi yang lahir dengan ukuran besar tidak selalu sehat

Bayi yang dilahirkan kecil dan sering bertahan hidup sering terdiri dari bayi perempuan. Sebab dan alasannya tidak diketahui, meskipun secara teori, para ahli berpendapat bahwa paru-paru bayi laki-laki sering berkembang lebih lambat.

Menurut sebuah studi dari UNICEF, Jepang memiliki angka kematian bayi terendah.

Sebuah catatan lama di Amerika Serikat menunjukkan bayi laki-laki raksasa dengan berat 10 kg dan setinggi 76 sentimeter lahir pada Agustus 1879, tetapi meninggal 11 jam kemudian.

Dr. Kristin Atkins dari Maryland School of Medicine menjelaskan dalam ScienceLive yang menyatakan, sama seperti bayi kecil, bayi berukuran besar juga belum tentu sehat.

(Foto : NTD.TV)

Menurut Dr. Atkins, “Nutrisi utama yang mengendalikan pertumbuhan bayi adalah gula. Jika seorang ibu memiliki masalah diabetes yang meningkatkan kadar gula darah, kemungkinan menghasilkan bayi besar sangat tinggi. “

Rekor bayi terbesar adalah seberat 10,3 kilogram yang bertahan selama 63 tahun. Bayi yang tercatat di Guinness World Records lahir di Aversa, Italia pada tahun 1955.

Menurut University of Michigan, berat rata-rata bayi normal yang lahir adalah sekitar 3,4 kilogram, meskipun berat 2,5 kilogram hingga 4,5 kilogram masih dianggap berat badan normal.

Menurut laporan universitas, “Anak laki-laki biasanya dilahirkan lebih berat daripada anak perempuan. Bayi yang lahir pertama seringkali lebih ringan dari saudara kandungnya yang lain. Orangtua yang bertubuh besar akan sering melahirkan bayi besar, sementara orangtua yang lahir kecil akan melahirkan bayi kecil. “(yant)

Sumber: The Epoch Times, Erabaru.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular