Erabaru.net. Pada tahun 2017 lalu, di akhir pekan, saat jalan-jalan tanpa tujuan, tiba-tiba saya melihat seekor anjing liar yang sangat jelek dan kurus kering!

Ketika pertama kali melihatnya, saya benar-benar kaget, karena belum pernah saya melihat anjing yang begitu dekil kurus dan jelek.

Terus terang saja, saya benar-benar ingin segera menjauh darinya, karena terlalu kotor, pasti banyak kuman di sekujur badannya, tetapi saya benar-benar sangat kasihan melihat kondisinya.

Saya sering melihat anjing-anjing liar tak bertuan, tetapi untuk kali pertama saya melihat anjing liar dengan kondisi seperti itu. Kemudian saya mengiringnya ke komplek pemukiman saya.

Anehnya bukan hanya saya yang takut padanya, anjing itu juga tampak sangat takut pada saya. Anjing itu tampak benar-benar lapar, saya pun membelikan beberapa makanan untuknya.

Namun, saya diusir oleh pemilik toko ketika melihat anjing yang saya bawa, sementara para pejalan kaki lainya juga menghindar jauh-jauh, membuat anjing itu semakin takut!

Anjing itu seketika berlari ke tumpukan sampah, sembunyi di sana. Saat itu saya benar-benat kasihan melihatnya, meskipun sangat jelek dan menjijikkan, tapi dia juga makhluk bernyawa.

Akhirnya karena kasihan, hati saya pun meleleh, kemudian memutuskan untuk membawanya pulang. Karena nenek saya dulu punya pengalaman di bidang ini, jadi saya tidak membawanya ke rumah sakit hewan, saya langsung membawanya ke rumah nenek untuk diperiksa!

Di sepanjang jalan, anjing itu duduk diam dengan mata terpejam, melihat itu saya semakin iba dan tak tega, tetapi saya merasa dia anjing yang pintar, bisa memahami apa yang saya suruh. Sesampainya di rumah nenek, dia pun tercengang saat melihat anjing yang saya bawa itu, nenek langsung tahu kondisi anjing sangat serius.

Kemudian nenek segera membeli beberapa obat cair di apotek terdekat, lalu meramu sendiri obatnya dan diberikan kepadaku.

Saya mandikan anjing itu dengan air hangat yang dicampur obat, setelah itu saya oleskan obat ke sekujur badannya. Lumayan memakan waktu yang lama juga hanya membersihkan badan anjing itu!

Sepanjang sore itu, waktu saya habis hanya untuk mengurus anjing itu. Saya menyiapkan banyak air dan makanan bergizi untuknya, supaya ia segera pulih, sehat dan energik kembali.

Dari hasil pemeriksaan, nenek bilang, anjing itu menderita penyakit kudis yang mungkin menular, jadi harus diisolasi.

Darah mulai mengalir di cakarnya. Jika tidak segera diobati, mungkin dapat menyebabkan infeksi. Di bawah petunjuk nenek, saya membeli banyak oba-obatan yang diperlukan, lalu membawa pulang si “anjing jelek” ini!

Selain itu juga ada bekas luka yang memanjang di pantat anjing itu. Entah pernah disiksa sebelumnya atau kenapa, saya juga tidak bisa memastikan.

Ketika baru membawanya pulang, orangtua saya sangat menentang, mereka benar-benar tidak habis pikir mengapa saya membawa anjing yang jelek itu pulang ke rumah, hanya membawa penyakit saja.

Tetapi saya bersikeras ingin memeliharanya, dan membawa-bawa nama nenek yang sudah tahu perihal anjing itu. Hingga akhirnya, orangtua saya yang awalnya menentang kemudian justru ikut membantu mengurusnya.

Anjing itu sangat patuh. Dia tidak pernah menggonggong atau menyalak saat dikasih obat, tidak berani sembarangan berkeliaran di dalam rumah karena tahu dirinya kotor.

Anjing itu juga mendapat kasih sayang dari semua anggota keluarga dengan tindakannya sendiri!

Dan sekarang anjing itu telah berubah dari yang awalnya dekil, kurus dan jelek sekarang menjadi anjing yang cakep dan bersih, dengan nama baru Dabao, dan ia juga memiliki anggota keluarga yang benar-benar menyayanginya!

Siapa yang bisa membedakan itu adalah anjing yang sama jika dibandingkan dengan sebelumnya.

Penyakit kulit Dabao baru sembuh sepenuhnya setelah dirawat dengan telaten selama setengah tahun. Sekarang ia menjadi lebih baik dan sehat, membuat saya merasa apa yang saya lakukan untuknya itu sangat layak dan berharga.

Dabao membalas budi baik kami sekeluarga dengan tindakan nyatanya. Setiap hari pergi ke pasar dengan ibu membawa barang-barang belanjaan yang bisa dibawanya. Selain itu juga bisa membantu mengambilkan surat.

Seluruh warga tahu saya memiliki anjing yang sangat pintar, bahkan ada yang berani menawar dengan harga tinggi ketika melihat Dabao, tapi kami tidak akan menjualnya.

Setiap kali ibu saya selalu dengan sombong mengatakan, berapa pun harganya Dabai tidak akan pernah dijual! Dia adalah anggota keluarga kami. Siapa yang akan tega hanya demi uang menjual anggota keluarganya?

Orangtua saya sebenarnya sependapat dengan kegigihan saya memelihara Dabao ketika itu. Siapa yang bisa menyangka, anjing yang sekarang sangat disukai orang-orang ini adalah seekor anjing liar yang selalu dijauhi orang-orang ketika itu.

Terkadang kalau dipikirkan, jika waktu itu hati saya tidak terketuk dan tidak membawanya pulang, maka dia tidak akan menjadi anjing yang cakap, pintar dan setia menemaniku!

Jadi dihimbau, jika Anda memelihara anjing perlakukanlah mereka dengan baik, jangan mencampakkan mereka, karena tidak hanya melukai mereka secara fisik, tetapi secara psikologis juga jauh lebih besar !

Berikan kesempatan padanya, berikan kesempatan hidup pada mereka, dan berikan kesempatan padanya untuk menyayangimu dengan cara alaminya sendiri !(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular