Erabaru.net. Open-Air Fitness Dancing atau dikenal juga dengan istilah Chinese fitness kini semakin populer di Tiongkok, tetapi seringkali menimbulkan masalah bagi penduduk di sekitarnya.

Misalnya warga yang tinggal di sebuah apartemen di Wenzhou, Provinsi Zhejiang tidak tahan dengan hingar bingar tarian para ibu-ibu ini, tak disangka, mereka patungan membeli satu set “LRAD – long range acoustic device atau alat akustik jarak jauh” untuk menyerang balik.

Akhirnya memaksa sekelompok ibu-ibu yang sedang asyik berjoget ria itu bubar.

Square Dancing adalah olahraga sosial yang disukai para ibu-ibu dan bapak-bapak di Tiongkok. Namun, seringkali karena perebutan wilayah, suara musik yang memekakkan telinga dan sebagainya, sehingga kerap terjadi konflik di berbagai tempat.

Lebih dari 600 penghuni di sebuah gedung New Guoguang Commercial and Residential Plaza atau area perumahan di Wenzhou, Tiongkok, tidak tahan dengan suara hingar bingar dari Square Dancing.

Untuk mengatasinya, tak disangka para penghuni patungan membeli sebuah alat akustik jarak jauh seharga 260 ribu yuan (sekitar Rp 546 juta), sebuah alat yang biasa digunakan polisi untuk membubarkan demonstran. Para penghuni yang tidak tahan dengan kebisingan suara tarian ibu-ibu dan bapak-bappak ini mencoba “menyerang balik dengan senjata ini untuk mengusir mereka.”

Alat akustik jarak jauh ini ditempatkan di lantai 4, begitu sekelompok ibu-ibu dan bapak-bapak di bawah mulai menghentakkan badan, mereka pun langsung menyiarkan : “Harap patuhi Hukum Republik Rakyat Tiongkok tentang Pencegahan dan Pengendalian Pencemaran Kebisingan Lingkungan dan segera hentikan tindakan ilegal!”

Hentakan suara yang keras dan kuat itu seketika menutupi hingar bingar musik tarian di bawah.

Hingga akhirnya, sekelompok ibu-ibu membubarkan diri. Mr. Wu, direktur komunitas wilayah setempat mengatakan : “Sekelompok ibu-ibu itu mulai berjoget sekitar pukul 6 pagi dan lebih dari jam 10 malam baru berakhir. Saat lagi ramai, ada ratusan orang yang beragabung, membuat para usahawan di sekitar kompleks merasa tersiksa.”

Meskipun pernah disarankan untuk mengecilkan volume, tetapi para ibu-ibu selalu tidak mengindahkan, jadi terpaksa kita bertindak seperti ini.

Keinginan menari yang kuat dari para ibu-ibu itu benar-benar mengerikan. Saat ingin memuaskan waktu santai juga tidak boleh mengganggu kenyamanan orang lain!(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular