Erabaru.net. Menurut laporan, 844 juta orang kekurangan akses ke air bersih dan salah satu penyebab utamanya adalah polusi air. Ramveer Tanwar dari India tidak bisa lagi mengabaikan masalah serius ini dan memutuskan untuk membantu desanya dan melakukan pekerjaan yang luar biasa.

Ketika pria berusia 26 tahun itu menyadari bahwa danau dan kolam air di dekat tempat ia dulu bermain ketika dirinya masih kecil mulai berubah menjadi tempat pembuangan sampah, ia tahu sudah waktunya untuk mengubah ini dan mendidik orang-orang tentang polusi dan pentingnya air bersih.

Polusi air tidak terkendali

(Foto: Facebook / Ramveer Tanwar)

Pertama, Tanwar memberi penerangan dan pelajaran kepada anak-anak dan pelajar di desanya dan mengatakan kepada mereka untuk memperingatkan orangtua mereka tentang masalah yang ada dengan polusi air dan konservasi air. Namun, penduduk desa menolak untuk percaya bahwa mereka bisa kehabisan air.

Membujuk penduduk desa itu tidak mudah.

(Foto: Facebook / Ramveer Tanwar)

Tetapi ini tidak menghentikan Tanwar — dia datang dari rumah ke rumah, ke setiap penduduk desa dan menjelaskan kepada mereka masalah menipisnya sumber daya air. Para pelajar mengumpulkan orangtua mereka setiap hari Minggu, di mana ia memfasilitasi diskusi dan menyarankan cara-cara untuk konservasi air.

Tapi Tanwar tidak pernah menyerah — dia malah datang dari rumah ke rumah.

(Foto: Facebook / Ramveer Tanwar)

Para penduduk desa akhirnya mulai menyadari masalah yang mereka hadapi dan bergabung dengan Tanwar dalam misinya. Usahanya diakui oleh pihak berwenang, dan pertemuan itu secara resmi diberi nama ‘Jal Chaupals’.

Tanwar dan tim sukarelawan, para pelajar, dan orangtua mereka berhasil membuang semua sampah dari kolam ini pada tahun 2015.

(Foto: Facebook / Ramveer Tanwar)

Dan mengubahnya menjadi ini.

(Foto: Facebook / Ramveer Tanwar)

Mereka membersihkan dan menanam pohon di sekitar kolam. Setelah air dibersihkan, tim menggali lubang terpisah untuk menyaring sampah dan memasang sistem penyaringan ganda yang terbuat dari papan kayu dan rumput untuk mencegah potongan-potongan sampah masuk ke air di masa depan. Lubang-lubang dan filter dibersihkan secara teratur seminggu sekali.

Mereka kemudian mengundang pemerintah daerah untuk datang dan melihat pemulihan yang berhasil. Berita baik menyebar begitu cepat sehingga orang-orang dari desa dan kabupaten lain mulai meminta Tanwar untuk mengembalikan danau di daerah mereka juga.

Berkat bantuan banyak sukarelawan puluhan danau dan kolam telah dipulihkan.

(Foto: Facebook / Ramveer Tanwar)

Pemerintah tidak memiliki dana untuk program-program kesadaran semacam ini tetapi pemerintah di negaranya membantunya mendirikan organisasi ‘Groundwater Army’ di setiap distrik di negara bagian dan Tanwar menjadikan koordinator setiap distrik.

Tanwar ingin melanjutkan proyek konservasi air, jadi dia menghabiskan uangnya sendiri untuk melanjutkan apa yang dia jalankan.

(Foto: Facebook / Ramveer Tanwar)

Berkat tekadnya yang kuat, puluhan danau dan kolam dipulihkan.(yant)

Sumber: GoodTimes

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular