Erabaru.net. Sekelompok arkeolog di Tiongkok berhasil mengungkap misteri penemuan telur yang diyakini telah dikubur di sebuah makam sekitar 2.500 tahun yang lalu. Guci besar berisi 20 butri telur ditemukan dengan cangkang yang berwarna hijau kebiruan.

Menurut sebuah laporan oleh Yangzi Evening News, telur-telur ini telah disimpan dalam guci tanah liat dengan penutup yang rapi saat para ahli menemukan harta kuno ini di sebuah situs penggalian yang terletak di sebelah timur Kota Shangxing, Tiongkok.

“Peti itu dipenuhi dengan lumpur dan guci yang berisi telur ditemukan di atas lumpur. Kami membuka tutupnya dan melihat telur-telur itu, “kata seorang arkeolog bernama Zhou Hengming.

Para ahli juga menduga bahwa kandungan dalam telur mungkin telah hilang karena faktor waktu meninggalkan bagian kulit yang terbentuk dari kalsium.

Selain telur, arkeolog juga menemukan beberapa barang lainnya. Diantaranya adalah tembikar, pot, piring dan peralatan memasak lainnya di makam yang sama di dekat Nanjing, salah satu daerah kuno di Tiongkok.

Seperti makanan Tiongkok yang penuh kontroversi yaitu telur berusia ribuan tahun, telur yang ditemukan diyakini lebih dari 2.000 tahun yang berasal dari 770 hingga 476 SM.

Penemuan yang menakjubkan ini ditemukan setelah penggalian kompleks kompleks makam kuno. Awalnya mereka mengira makam itu milik sebuah suku. Setelah diperiksa, ada enam lapisan di dalam kompleks dan guci telur tersebut ditemukan di dalam ruang di lantai dua.

Pakar juga percaya bahwa anggota keluarga pemilik batu nisan tidak ingin si mati kelaaran di alamlain. Itu sebabnya mereka mengubur begitu banyak wadah dan makanan.

Pada bulan September tahun lalu, beberapa arkeolog dari Luoyang berhasil menemukan minuman anggur yang diduga berusia lebih dari 2.000 tahun.

Guci minuman keras itu ditemukan di sebuah makam yang diyakini milik pejabat setempat pada waktu itu. Cairan 3,5 liter itu dikatakan berasal dari Dinasti Han.(yant)

Sumber : Erabaru.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular