oleh Daniel Holl

Erabaru.net. Seorang pria, yang diduga bertindak sebagai penyelundup  narkoba, ditangkap karena menyelundupkan metamfetamin di dalam sepatunya di bandara di Provinsi Jiangsu, Tiongkok. Laporan ini disampaikan oleh media Tiongkok  Litchi News pada 3 April 2019 lalu.

Pria bernama Yang, nama marga samaran, berusaha menghindari keamanan bandara dengan cara tidak mencuci kakinya selama satu bulan.

Polisi yang menangkap pria itu mengatakan bahwa mereka dapat mencium bau kaki Yang dari jarak sekitar 3 meter. Pria itu ditangkap pada 20 Februari 2019 lalu.

Polisi menemukan bahwa Yang telah menyembunyikan 10 kantong narkoba Yaba, tablet yang merupakan campuran metamfetamin dengan kafein yang umum terdapat di Asia Tenggara. Kata Yaba berasal dari bahasa Thailand, yang diterjemahkan sebagai “obat gila.”

Laporan itu mengatakan bahwa Yang telah berutang beberapa ribu dolar Amerika Serikat saat berjudi di negara tetangga. Seorang penyelundup obat terlarang menawarkan membayar utang Yang bila ia bersedia membawa narkoba.

Pria yang menyuruh Yang membawa narkoba ditangkap pada 1 April 2019. Tidak ada informasi lebih lanjut mengenai pria tersebut maupun penangkapannya.

Penyelundup yang Bau Busuk

Polisi diberi ciri-ciri penyelundup narkoba yang datang dari Provinsi Yunnan dengan pesawat terbang ke kota Nanjing. Ketika Yang tiba, ia harus melewati titik pemeriksaan keamanan. Tampaknya bau busuk yang direncanakannya cukup efektif, saat petugas wanita yang memeriksanya membiarkannya masuk.

Foto: Yang di pos pemeriksaan keamanan bandara. (Pengguna: Berita Litchi / weibo.com)

Menurut polisi, pelaku mengatakan tidak mencuci kakinya sebulan sebelum naik pesawat terbang. Pelaku mengakui setiap kali ia memakai sepatu, namun tidak memakai kaus kaki, dan tentu saja kakinya berkeringat. Menurut pelaku, ia mengantisipasi agar aparat tidak akan memeriksa kakinya.

Sebuah kamera pengintai mengawasi Yang saat ia berjalan berlalu dari titik inspeksi.

Foto: Yang meninggalkan pos pemeriksaan keamanan bandara. (Pengguna: Berita Litchi / weibo.com)

Yang kemudian dikepung oleh polisi. Polisi mengatakan mereka mencium bau busuk kakinya dari jarak sekitar 3 meter. Yang diborgol dan digeledah. Pemindaian sinar-X tidak menunjukkan apa-apa di tubuhnya, jadi polisi membawanya ke ruang belakang.

Foto: Yang ditahan.

Di sana, polisi memotong sepatunya dengan gunting dan menemukan rahasia Yang. Di dalam sol sepatu terdapat 20 paket Yaba, dengan berat 500 gram (sekitar 17 ons). Yang ditangkap karena memiliki obat terlarang.

Foto: Narkoba dikemas ke dalam sepatu Yang. (Pengguna: Berita Litchi / weibo.com)

Yang kemudian menjelaskan bagaimana ia telah berhutang di luar negeri. Seorang penyelundup narkoba menawarkan 450 dolar Amerika Serikat kepada dirinya bila menyelundupkan Yaba ke Provinsi Shandong, Timur Tiongkok.

Yang berasal dari Provinsi Yunnan, yang berbatasan dengan Vietnam, Laos, dan Burma (Myanmar) – terletak dekat “Segitiga Emas.” Segitiga Emas, yang terdiri dari Thailand, Laos, dan Burma, adalah daerah penghasil heroin terbesar di dunia. Baru-baru ini, produksi heroin yang dihasilkan di daerah ini telah digeser oleh Yaba dan jenis metamfetamin lainnya. (Vv/asr)

Share

Video Popular