Erabaru.net. Bagi banyak siswa di Philipina, pergi ke sekolah berarti menyeberangi sungai tanpa jembatan atau naik kapal darurat untuk menyeberangi selat dan sungai.

Itu sama untuk Jean Arija Daipal, seorang gadis muda yang harus keluar dari jalannya hanya untuk bersekolah. Setiap hari, dia berjalan 2 kilometer untuk pergi ke sekolah dan 2 kilometer lagi untuk kembali ke rumah.

Namun, tidak seperti siswa lain, Jean hanya memiliki satu kaki, membuktikan bahwa lebih sulit baginya untuk berhasil sampai ke sekolah.

(Foto: Facebook / Junar T Mahilum)

Namun demikian, terlepas dari jarak dan kekurangannya, Jean menunjukkan kepada orang lain betapa ia berusaha keras untuk bersekolah.

Ketekunan dan keuletannya untuk bersekolah telah mengilhami ribuan orang lain termasuk para siswa di sekolahnya dan juga para netizen ketika kisahnya dibagikan di Facebook oleh Junar T Mahilum.

(Foto: Facebook / Junar T Mahilum)

Junar yang adalah Kepala Sekolah 1 di Departemen Pendidikan (DepEd) di Toboso, Negros Occidental di Philipina tengah, berbagi bahwa Jean menerima penghargaan atas usahanya pergi ke sekolah meskipun ia dalam kondisi cacat.

Menurut Junar, dia tersentuh oleh tekad Jean untuk berjalan ke sekolah dan melanjutkan untuk menyelesaikan 6 tahun pendidikan di sekolah dasarnya.

(Foto: Facebook / Junar T Mahilum)

Dia menambahkan bahwa Jean bersedia melakukan apa pun untuk menyelesaikan studinya. Namun, dia berharap suatu hari dia bisa memiliki kaki palsu sehingga akan lebih mudah baginya untuk pergi ke sekolah.

Setelah posting Junar menjadi viral di internet, banyak pengguna memuji upaya Jean dan mengaguminya karena kegigihannya.

(Foto: Facebook / Junar T Mahilum)

Bahkan, beberapa netizen menawarkan untuk membelikan kaki palsu yang dia inginkan!

Sepertinya Jean akan memiliki waktu yang lebih mudah untuk berjalan ke sekolah di masa depan!(yant)

Sumber: Goodtimes

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular