Erabaru.net. Seorang wanita bernama Wan Lili telah mengekspos suaminya bernama Huang Xin, karena ia mengklaim suaminya memiliki lebih dari 60 gundik dan menggelapkan uang dari perusahaan manajemen aset utama di Tiongkok. Ia mengumumkan tuduhannya kepada publik di media sosial Tiongkok pada tanggal 8 April 2019 setelah suaminya tetap melanjutkan gaya hidupnya, melanggar janji untuk berubah.

Wan Lili memposting video ke Weibo — versi Twitter Tiongkok. Huang Xin bekerja di China Huarong, yang dimiliki oleh Kementerian Keuangan Partai Komunis Tiongkok.

“Huang Xin telah mengancam saya beberapa kali untuk tidak membicarakan hal-hal ini,” kata Wan Lili dalam video yang diposting di Weibo.

Wan Lili dalam videonya yang baru diposting pada tanggal 8 April 2019. (pengguna: Berita Beijing / weibo.com)

Wan Lili juga menuduh Huang Xin secara ilegal memperoleh perumahan yang diatasnamakan  kakak perempuannya, serta menyalahgunakan posisinya yang berkuasa di perusahaan untuk keuntungan pribadi.

Wan Lili mengatakan bahwa dalam salah satu argumennya dengan Huang Xin pada tahun 2016, Wan Lili mengetahui bahwa Huang Xin mencuri stempel resmi perusahaannya untuk menggelapkan 150.000 dolar Amerika Serikatb dari mitra bisnis asing.

Perincian Perselingkuhan

Dalam videonya, Wan Lili mengutip secara spesifik perincian wanita yang ia klaim terlibat dengan Huang Xin, termasuk nama dan wilayah tempat tinggal mereka.

Wanita termuda, menurut dokumen yang dicetak oleh Wan Lili dan diposting ke Weibo, lahir pada tahun 1997 dan menerima 9.000 Yuan (1.300 dolar Amerika Serikat) setiap bulan dari suaminya. Wan Lili juga menunjukkan salinan identifikasi yang dikeluarkan pemerintah dari salah satu wanita tersebut, serta foto percakapan teks yang diambil dari telepon suaminya.

Dalam video itu, Wan Lili juga menuduh Huang Xin memiliki seorang putra dengan salah satu gundiknya. Wanita itu diduga melecehkan Wan Lili beberapa kali, menuntut agar Wan Lili menceraikan suaminya.

“Huang Xin telah memiliki lebih dari 60 gundik dan menghabiskan banyak uang untuk pelacur, yang dibayar 3.000 yuan (445 dolar Amerika Serikat) [setiap kali],” kata Wan Lili dalam video itu. Ia mengatakan bahwa suaminya sering menemukan gadis-gadis muda dan menarik secara online selama perjalanan bisnis.

Jika klaim Wan Lili itu adalah benar, Huang Xin berarti telah menghabiskan setidaknya setara dengan  26.700 445 dolar Amerika Serikat untuk pelacur.

Pernikahan yang Bermasalah

Menurut laporan komprehensif oleh Apollo Network, agregator berita Tiongkok, Wan Lili dan Huang Xin  menikah pada akhir 2016. Wan Lili menemukan bahwa, setelah menikah dengan Huang Xin, Huang Xin memiliki banyak gundik. Namun, karena posisi kerjanya yang tinggi, Wan Lili diam-diam menanggung perselingkuhannya.

Apollo Network melaporkan bahwa Wan Lili memaksa Huang Xin membuat janji tertulis untuk mengubah perilakunya pada tanggal 12 Agustus 2018. Beberapa poin yang tercantum dalam janji tertulis itu adalah, “Saya akan menepati janji saya kepada istri saya,” “Kami akan menghabiskan waktu bersama, keluarga kami ada di antara kami berdua,” dan “Saya tidak akan berkelakuan buruk di luar,” yang menyiratkan bahwa Huang Xin tidak akan lagi berselingkuh.

Pada tanggal 13 Maret 2019, Huang Xin membuat komentar publik pada WeChat’s Friend Circle, suatu aplikasi obrolan populer di Tiongkok yang fungsinya mirip dengan Facebook Messenger, di mana ia mengatakan bahwa istrinya berbohong mengenai perilakunya. “Tolong bantu saya menjaga keadilan!” Huang Xin memohon.

Dalam pesan yang sama, Huang Xin juga mengatakan bahwa ia telah mendapatkan layanan dari seorang mantan teman kuliah yang telah menjadi pengacara untuk membela terhadap fitnah Wan Lili.

Pada tanggal 2 April 2019, Huang Xin memposting di WeChat’s Friend Circle dua surat yang menurutnya adalah permintaan maaf tertulis antara Wan Lili dan dirinya sendiri.

Dalam surat yang diduga ditandatangani oleh Wan Lili, Wan Lili meminta maaf atas semua komentar negatif yang dia buat mengenai Huang Xin secara online. Juga ditulis bahwa ia akan menghapusnya jika mereka menyelesaikan masalah mereka. Dalam surat Huang Xin, ia mengatakan bahwa ia tidak memaafkan Wan Lili, dan bahwa Wan Lili harus menghapus pernyataan fitnahnya.

Wan Lili mengatakan dalam video terbarunya bahwa tanda tangannya dalam surat-surat tersebut adalah palsu. (Daniel Holl/ Vv)

VIDEO REKOMENDASI

Share

Video Popular