Erabaru.net. Tidak mudah melihat orang yang dicintai harus berurusan dengan penyakit serius. Setiap hari mereka kesulitan berjuang untuk bertahan hidup. Gerakan mereka agak terbatas dan yang lebih sulit adalah ketika beberapa dari mereka mulai kehilangan ingatan.

Itulah yang mendorong seorang pria muda untuk menciptakan alat yang akhirnya mendapat pengakuan dari “Situs Web Dokter” (WebMD) dengan menggondol “Penghargaan Pahlawan Kesehatan Tahunan 2015”.

Dia telah menciptakan ‘kaus kaki pintar’ untuk kakeknya yang menderita demensia. Ciptaannya ini telah diakui secara internasional dan diharapkan memberi manfaat bagi 47,5 juta orang dengan demensia di seluruh dunia.

Penemu hebat, Kenneth Shinozuka baru berusia 4 tahun ketika kakeknya, Feng Deming (Deming Feng) mulai menunjukkan gejala demensia. Kenneth merawat kakeknya sejak dia masih kecil. Tidak hanya itu, Kenneth juga menyanyikan lagu-lagu favorit kakeknya, tetapi semuanya tidak dapat mencegah kakeknya kehilangan ingatannya.

Suatu pagi di bulan Agustus 2005, kakeknya pulang dengan baju tidur sambil ditemani oleh petugas polisi hingga ke pintu rumahnya. Pada saat itu semua orang tertidur dan kakeknya telah meninggalkan rumah dan berkeliaran di jalanan sejauh dua kilometer dari rumahnya.

Menurut Kenneth, kakeknya tidak bisa makan dan berjalan sendiri. Mereka sering terjaga di tengah malam dengan kehadiran polisi di rumah mengantar kakek mereka pulang dan pengalaman itu adalah sesuatu yang sangat menakutkan. Itu sebabnya pemuda ini bertekad untuk menemukan cara untuk membantu kakeknya.

Suatu hari ketika Kenneth merawat kakeknya, ketika dia melihat kaki kakeknya menyentuh lantai, dia mulai berpikir untuk meletakkan ‘sensor’ di kaki kakeknya.

Dengan cara ini setiap kali kakeknya bangun dari tempat tidur ‘sensor’ dapat mendeteksi tekanan berat badan yang tiba-tiba sehingga dapat memberi sinyal melalui ponsel ke semua orang di rumah. Dengan itu, keluarga mereka tidak perlu khawatir sepanjang malam.

Sejak itu, Kenneth menghabiskan banyak waktu untuk belajar, menonton video online dan meminjam banyak buku fisika dari perpustakaan. Setelah bereksperimen dengan berbagai bahan, ia menggunakan tinta elektronik untuk mencetak ‘sensor’ film dan berhasil menghasilkan sistem sirkuit positif.

Belakangan, Kenneth menghabiskan beberapa bulan membuat aplikasi seluler yang menggunakan perangkat Bluetooth dan mengubah ponsel menjadi remote control. Melalui alat itu, keluarganya bisa memantau jika kakeknya terjaga di tengah malam.

Menurut internet setiap 57 detik akan ada pasien baru yang didiagnosis dengan demensia. Di Amerika Serikat, misalnya, ada sekitar 5 juta orang lanjut usia yang menderita penyakit ini dan pasien demensia keseluruhan dapat mencapai hingga 47,5 juta orang di seluruh dunia. Tidak hanya itu, jumlah ini dikatakan meningkat tiga kali lipat pada tahun 2050.

 

Setelah muncul dengan penemuan besar dan mendapat banyak pengakuan, Kenneth diundang untuk menyampaikan pidato di panggung TED ketika dia berusia 15 tahun. Dengan percaya diri dia mengatakan kepada hadirin bahwa apa yang dia lakukan adalah untuk membuat hidup lebih baik sehingga orang bisa hidup bahagia dan itu adalah mimpinya.(yant)

Sumber: Erabaru.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular