Erabaru.net. Aplikasi video bentuk-pendek yang populer di Tiongkok yaitu TikTok tidak menangguhkan akun orang yang mengirim pesan seksual ke remaja atau anak-anak, menurut laporan BBC pada tanggal 5 April 2019.

Investigasi oleh outlet berita menemukan bahwa metode TikTok dalam menangani pesan yang tidak pantas yang ditujukan untuk anak di bawah umur adalah dengan menghapus posting dalam 24 jam.

Meskipun aplikasi TikTok memiliki aturan terhadap bentuk komunikasi seperti itu, banyak dari pengguna yang melanggar diizinkan untuk tetap di platform tersebut, menurut laporan BBC.

TikTok, yang sangat populer di kalangan remaja, adalah salah satu aplikasi berbagi video terkemuka di Amerika Serikat, serta banyak negara Barat lainnya, menurut TechCrunch. TikTok adalah aplikasi yang paling banyak diunduh di Amerika Serikat pada bulan Oktober lalu.

Dua gadis duduk dan mendiskusikan aplikasi di ponsel mereka. (Sean Gallup / Getty Images)

Aplikasi yang bernama Douyin di Tiongkok, dimiliki oleh ByteDance, perusahaan yang berbasis di Tiongkok. ByteDance mengklaim memiliki 500 juta pengguna bulanan.

Predator Online

Logo aplikasi TikTok. (JOEL SAGET / AFP / Getty Images)

Dalam penyelidikannya, BBC mengumpulkan komentar eksplisit seksual yang ditujukan untuk anak-anak dan remaja selama periode tiga bulan. Sebagian besar posting ini dihapus setelah outlet berita melaporkan konten ke perusahaan, tetapi beberapa masih tetap ada, menurut laporan BBC.

Posting, yang berkisar dari sugestif hingga eksplisit termasuk, “itulah yang saya bicarakan sekarang naik ke ranjang…,” dan “dapatkah saya meminjam anda…untuk sementara waktu.”

Sementara banyak posting dihapus dalam waktu satu hari, sebagian besar pengguna yang membuat posting diizinkan untuk menyimpan akun mereka, menurut laporan BBC. Outlet tersebut juga mengidentifikasi beberapa orang di aplikasi yang secara konsisten dan berulang kali mendekati gadis di bawah umur dengan pesan eksplisit secara seksual.

Para peneliti menggunakan fungsi pelaporan dalam aplikasi untuk melaporkan pengguna yang memposting konten seksual yang ditargetkan pada anak di bawah umur, menurut laporan BBC, yang termasuk pesan seksual yang ditargetkan pada sepasang gadis berusia 15 tahun yang memiliki lebih dari satu juta pengikut.

Laporan BBC tersebut mengatakan beberapa komentar tidak dihapus dalam 24 jam.

Pedoman di situs web TikTok melarang penggunaan “pos publik atau pesan pribadi untuk melecehkan pengguna di bawah umur.” Pedoman di situs web TikTok menambahkan bahwa jika perusahaan mengetahui “konten yang mengeksploitasi, menargetkan, atau membahayakan anak-anak secara seksual,” jika perlu, kasus tersebut akan dilaporkan dan ditempuh jalur hukum.”

Menanggapi laporan BBC tersebut, TikTok mengatakan bahwa diperlukan “tindakan yang meningkat mulai dari membatasi fitur tertentu hingga melarang akses akun, berdasarkan frekuensi dan tingkat keparahan konten yang dilaporkan,” menambahkan bahwa akan menggunakan teknologi dan manusia untuk mengidentifikasi dan menghapus konten yang tidak pantas.

Logo Tiktok. (JOEL SAGET / AFP / Getty Images)

Keluhan Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat

Pada bulan Februari, Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat mengajukan gugatan pengadilan yang menyatakan bahwa TikTok sedang mengumpulkan “nama, alamat email, dan informasi pribadi lainnya dari pengguna di bawah usia 13 tahun,” yang melanggar Undang-Undang Perlindungan Privasi Daring Anak-anak.

TikTok setuju untuk membayar denda 5,7 juta dolar Amerika Serikat untuk menyelesaikan kasus ini.

Sejak itu TikTok mulai meminta beberapa pengguna Amerika Serikat untuk memverifikasi usia mereka dengan memberikan identifikasi di aplikasi.

Pada pertengahan Januari, Institut Peterson untuk Ekonomi Internasional memperingatkan bahwa TikTok dapat menyerahkan data pengguna kepada rezim Tiongkok meskipun faktanya TikTok memiliki kebijakan privasi.

Mengingat bahwa banyak pengguna TikTok adalah personel militer Amerika Serikat, Institut Peterson untuk Ekonomi Internasional memperingatkan bahwa Beijing berpotensi mengekstraksi intelijen yang berharga mengenai kegiatan militer Amerika Serikat dari rekaman mentah yang diposting oleh tentara Amerika Serikat. (Daniel Holl/ Vv)

VIDEO REKOMENDASI

Share

Video Popular