Lisbon — Sebuah bus wisata yang membawa turis Jerman kecelakaan di Pulau Madeira, Portugal, pada hari Rabu (17/4/2019). Kecelakaan itu membuat 29 wisatawan meregang nyawa. Sebanyak 28 orang lainnya terluka, menurut pihak berwenang setempat.

Bus yang mengangkut 55 orang, berguling menuruni lereng bukit yang curam. Bus sebelumnya berbelok tajam dari jalan di tikungan timur ibukota, Funchal, dan menabrak setidaknya satu rumah, menurut walikota setempat, Filipe Sousa kepada TV berita SIC.

Televisi lokal memperlihatkan jenasah berserakan di lereng gunung pedesaan di sebelah Samudra Atlantik. Madeira, di lepas barat laut Afrika, adalah tujuan liburan populer bagi warga Eropa karena iklimnya yang hangat dan bentang alamnya yang berbukit.

Korban tewas termasuk 18 wanita dan 11 pria, satu di antaranya meninggal setelah sempat dirawat di rumah sakit, Sousa mengatakan kepada media publik RTP.

Menteri Luar Negeri Portugis, Augusto Santos Silva mengatakan laporan awal yang telah dia terima mengindikasikan bahwa yang tewas adalah orang Jerman. Tetapi Tomasia Alves, kepala rumah sakit Funchal, mengatakan belum semua korban berhasil diidentifikasi dan menolak untuk mengkonfirmasi kewarganegaraan korban tewas.

Pedro Calado, wakil presiden pemerintah daerah Madeira, mengatakan pada konferensi pers bahwa yang terluka, termasuk pengemudi Portugis dan pemandu wisata lokal, dibawa ke rumah sakit. Dia tidak menjelaskan apakah ada korban yang bukan penumpang bus, termasuk orang-orang yang sedang berada di pinggir jalan pada saat kecelakaan.

Tidak ada anak-anak yang tewas dan terluka, kata Alves. Dia mengatakan pada konferensi pers bahwa dua yang terluka adalah warga Portugis dan sisanya orang asing, tetapi dia menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut.

Walikota mengatakan bus itu membawa sekelompok wisatawan Jerman.

Kementerian luar negeri Jerman, dalam sebuah tweet, mengatakan sangat terkejut dengan insiden itu. “Sayangnya kita harus berasumsi bahwa korban berasal dari Jerman,” kata rilis kemenlu Jerman.

Perdana Menteri Portugis, Antonio Costa mengatakan dalam sebuah tweet bahwa Dia telah mengirim belasungkawa kepada Kanselir Jerman Angela Merkel. “Saya mengetahui kecelakaan tragis di Madeira ini dengan kesedihan yang dalam,” kata Costa.

Juru bicara Merkel, Steffen Seibert mengatakan berita buruk datang dari Madeira. Seibert mengatakan di Twitter, “Kami sangat berduka atas semua orang yang kehilangan nyawa dalam kecelakaan bus. Kini kami juga fokus pada korban yang terluka.”

Angkatan udara Portugal mengatakan memiliki tiga pesawat dalam keadaan siaga jikalau ada korban cedera yang perlu dibawa ke rumah sakit di daratan Portugis, wilayah yang hampir 1.000 kilometer jauhnya. Akan tetapi, direktur klinis rumah sakit Funchal, Dr. Pedro Freitas, mengatakan rujukan pasien tidak diperlukan.

Pemerintah daerah Madeira mengumumkan tiga hari berkabung, ketika bendera di gedung-gedung publik dikibarkan dengan setengah tiang. Penduduk mengatakan cuaca baik-baik saja pada saat kecelakaan, yang terjadi pada sore hari menjelang malam.

Calado, wakil presiden pemerintah daerah, mengatakan bus itu berusia lima tahun dan telah melewati inspeksi wajib untuk kelaikan jalan. Pihak berwenang mengatakan mereka sedang menyelidiki penyebab kecelakaan itu. (THE ASSOCIATED PRESS/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

Simak Juga :

Share

Video Popular