Erabaru.net. Ada sebuah tempat suci dan kompleks kuil Buddha Himalaya terkenal yang dikenal sebagai “Paro Taktsang” yang berlokasi di sisi tebing dari lembah Paro atas di Bhutan. Banyak pengunjung dan peziarah memanjat tebing curam hanya untuk mengunjungi situs bersejarah abad ke-17 ini.

Baru-baru ini, seorang pembuat film dan aktivis kesejahteraan hewan Tim Gorski bertemu dengan seekor anjing liar dalam perjalanannya ke kuil kuno itu. Anjing liar ini sangat ramah, tetapi tampak jelas ia sakit parah, bulu di badannya nyaris rontok semua karena kudis.

Pada saat dia bertemu anjing itu, Gorski langsung memutuskan untuk menyelamatkan anjing itu dan menamai anjing itu “Tim” yang diambil dari nama depannya

(Foto : The Maya Foundation)

Yayasan Maya memosting foto yang diambil oleh Gorski itu ke Facebook dan menulis: “Ini adalah Tim, anjing dari Kuil “Paro Taktsang” di Pegunungan Himalaya. Banyak orang memanjatkan do’a dan mempersembahkan sesajen ketika ziarah ke kuil ini, dan saya yakin Tim ke kuil itu karena mengetahui bahwa ia akan diselamatkan di sana – anjing yang benar-benar cerdas!”

Tim Gorski menghubungi Bhutan Animal Rescue and Care, kemudian menghubungi The Maya Foundation melaporkan bahwa ada seekor anjing yang “membutuhkan perawatan intensif”.

Sebuah biro perjalanan setempat mengatur transportasi untuk membawa anjing itu ke Yayasan Pelestarian dan Suaka Hewan Barnyard, Bhutan yang dikelola Yayasan Maya.

Segera setelah Tim tiba, ia menjalani “perawatan kesehatan Barnyad”, bulunya dirawat, dimandikan dan cakarnya dipotong oleh petugas dari yayasan tersebut..

(Foto : The Maya Foundation)

Setelah dirawat dengan telaten di yayasan tersebut, kondisi anjing itu terlihat jauh lebih baik. Yayasan Maya mengatakan bahwa anjing itu “keren, lucu dan suka main”.

Hanya dalam beberapa minggu, Tim terlihat jauh lebih baik lagi, lebih enak dipandang, dan sehat, bulunya juga mulai tumbuh kembali!

Gorski sangat terkesan dengan pemulihan anjing yang diselamatkannya itu.

Dia menulis di Facebook: “Tema-teman, inilah cara dunia bekerja, bukan ketidakpedulian dan marah-marah, tetapi dengan sentuhan kasih sayang dan bersikap baik. Saya menghimbau teman-teman untuk tidak hanya sekadar lewat saja ketika melihat penderitaan hewan-hewan ini.

“Tolong luangkan waktu sejenak untuk menjalin hubungan dengan hewan ini dan hubungi nomor telepon yang relevan jika diperlukan, cukup lakukan sesuatu untuk menolong mereka.

“Jangan hanya merasa menyesal karena tak bisa membantu atau merasa tidak bisa berbutat apa-apa, lalu terus berjalan, karena makhluk yang lebih sering jatuh ke dalam ketidakberdayaan itu bukan Anda, tetapi hewan-hewan ini. “

(Foto :The Maya Foundation)

Yayasan Pelestarian dan Suaka Hewan Barnyard, Bhutan yang dikelola Yayasan Maya menampung berbagai jenis hewan, termasuk anjing, kucing, dan domba dan keledai.

(Foto :The Maya Foundation)

Tim yang diselamatkan ini mengingatkan kita untuk mengulurkan tangan membantu hewan-hewan yang membutuhkan bantuan. (jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular