Erabaru.net. Hentikan apa yang Anda lakukan. Video ini akan mengubah hari Anda.

Di hari Minggu pagi, ibu dan ayah sedang tidur, dan sang kakak, Ollie, menginginkan seseorang untuk bermain bersama. Satu-satunya masalah yang ada? Adik laki-lakinya, Finn, masih di tempat tidurnya. Jadi, hanya ada satu hal yang dapat dilakukan Ollie … mencari cara untuk mengeluarkan saudaranya dari dalam box bayi.

Langkah pertama. Masukkan kursi ke dalam box bayi sehingga Finn dapat menggunakannya sebagai batu loncatan. Untungnya kursi itu ringan dan lebih kecil, karena ini adalah kursi anak-anak, jadi dia mendorongnya ke sisi boks dengan hati-hati agar tidak menabrak adik laki-lakinya.

Finn, menjadi adik kecil yang sangat membantu, mencoba membantu meletakkan kursi itu dan menegakkannya, tetapi Ollie meyakinkannya bahwa dia bisa melakukannya saat dia naik ke box bayi.

Ollie cepat menyadari satu-satunya cara ini akan berhasil adalah jika ia menunjukkan kepada saudaranya tentang apa yang harus dilakukan, jadi dia melangkah di kursi dan melompat keluar dari tempat tidur.

Finn menyaksikannya dengan kagum, seperti dia baru saja melihat trik sulap dan kemudian menyadari itu adalah gilirannya. Dia sedikit khawatir pada awalnya, dan bahkan melirik kembali ke kamera untuk melihat apakah “ibu dan ayah” sedang menonton.

Dia menyadari bahwa ayah dan ibunya mungkin berada di dalam ruangan sekarang, sehingga ada kemungkinan mereka bergegas masuk untuk menangkapnya karena keluar dari tempat tidur. Jadi, setelah beberapa saat dia memutuskan, “Oke! Kenapa tidak?”

Finn melangkah ke kursi, memanjat ke atas dan kemudian membungkuk di atas pagar box bayi. Ollie memegang badan Finn dan dengan sedikit kerja sama tim, Ollie dapat menarik Finn keluar dari tempat tidurnya tanpa cedera. Dia sangat bangga padanya, hingga setelah Finn “bebas”, dia memujinya dan berteriak dengan sukacita, “Kamu berhasil, Finn!”

Mereka menghabiskan sisa pagi hari dengan bermain, dan sementara ibu dan ayah terkejut ketika mereka melihat kedua anak laki-laki mereka bermain di kamar, memutuskan bahwa mereka tidak dapat benar-benar marah. Bagaimanapun, itu cukup pintar untuk seorang anak manusia seusia mereka. (rpg)

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular