Tom Ozimek – The Epochtimes

Erabaru.net. Dua ledakan lagi kembali terjadi yang menyebabkan setidaknya dua orang meninggal dunia di Sri Lanka, Minggu (21/4/2019). Total delapan serangan terjadi di Hari Paskah yang menewaskan setidaknya 207 orang.

Polisi Sri Lanka kepada Reuters mengatakan bahwa salah satu dari dua ledakan baru-baru ini terjadi di sebuah hotel di dekat kebun binatang nasional di dekat kota Kolombo.

Juru bicara kepolisian Sri Lanka, Ruwan Gunasekera dikutip oleh The Independen mengatakan telah mengkonfirmasi bahwa ledakan sore itu menghantam sebuah hotel di Dehiwala, pinggiran selatan Kolombo.

Ledakan itu diyakini telah terjadi di dekat hotel Tropical Inn sekitar pukul 2 siang waktu setempat, menurut The Independent.

Ledakan kedua terjadi pada sore hari di sebuah rumah di Kolombo, menurut pihak berwenang yang dikutip oleh Reuters.

Tidak ada korban yang dilaporkan. Enam ledakan pertama hari itu semua dilaporkan dalam waktu singkat di pagi hari tepat saat kebaktian di gereja dimulai.

Menurut laporan AFP, serangan-serangan itu telah merenggut nyawa sedikitnya 156 orang. Reuters telah menghitung 138 orang tewas dan lebih dari 400 lainnya terluka.

Sebagian besar korban adalah penduduk setempat. BBC melaporkan bahwa sembilan orang asing turut menjadi korban jiwa. Sementara AFP melaporkan 35 orang asing telah tewas dalam serangan itu.

BBC melaporkan jam malam diberlakukan mulai pukul 6 malam hingga 6 pagi waktu setempat.

Menurut AFP, larangan semenetara pemerintah setempat pada penggunaan jaringan media sosial telah diberlakukan.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas pembantaian itu.

Insiden Ledakan Terbaru

Ledakan Minggu pagi itu menyasar di tiga hotel mewah di Sri Lanka dan tiga gereja sekitar pukul 8.45 pagi ketika kebaktian Minggu Paskah sedang berlangsung.

Seorang pejabat polisi kepada Reuters mengatakan hanya dalam satu gereja, St. Sebastian di Katuwapitiya, utara Kolombo, lebih dari 50 orang telah terbunuh. Sejumlah gambar-gambar yang memperlihatkan mayat-mayat di tanah, darah di bangku-bangku dan atap gereja yang hancur berantakan.

Media melaporkan 25 orang juga tewas dalam serangan terhadap sebuah gereja di Batticaloa di Provinsi Timur. Tiga hotel yang terkenal adalah Shangri-La Colombo, Kingsbury Hotel, dan Cinnamon Grand Colombo. Tidak jelas apakah ada korban di hotel-hotel itu.

Belasungkawa

Presiden AS Donald Trump mengutuk serangan itu dan menyampaikan simpatinya kepada para korban.

“Belasungkawa yang tulus dari rakyat Amerika Serikat kepada rakyat Sri Lanka atas serangan teroris yang mengerikan di gereja-gereja dan hotel-hotel,” tulis presiden di Twitter.

“Kami siap membantu!” tulis Trump.

Para pemimpin Eropa telah mengirimkan ucapan simpati dan menyatakan dukungan.

Presiden Dewan Uni Eropa Donald Tusk menulis, “Paskah yang tragis di Sri Lanka. Pikiranku bersama keluarga mereka yang terbunuh dalam serangan terhadap gereja dan hotel; dan mereka yang masih berjuang untuk hidup mereka. “

Presiden Komisi Uni Eropa Jean-Claude Juncker menulis, “Saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga para korban yang telah berkumpul untuk beribadah secara damai atau datang untuk mengunjungi negara yang indah ini. Kami siap mendukung. ” (asr)

Share

Video Popular