Erabaru.net. Otoritas lokal di Kota Suining, Provinsi Sichuan baru-baru ini menghukum sepuluh kader di Biro Perlindungan Lingkungan di kota tersebut karena kasus sogok dan korupsi, dengan dana yang terkumpul dari para terdakwa sebesar 6,32 juta yuan (945.000 dolar Amerika Serikat).

Menurut laporan 17 April dari The Cover, media pemerintah Tiongkok, pengawas anti-korupsi lokal Kota Suining menerima banyak laporan dari perusahaan lokal sejak akhir 2012, menuduh kader Biro Perlindungan Lingkungan kota tersebut melakukan korupsi.

Komisi pengawas anti-korupsi kemudian memulai penyelidikan pada bulan Desember 2017, dan menemukan bahwa semua kader tingkat tinggi dan menengah di Biro Perlindungan Lingkungan kota tersebut terlibat dalam kasus korupsi.

Sejak berkuasa pada tahun 2012, pemimpin Tiongkok Xi Jinping telah meluncurkan kampanye anti-korupsi untuk mengusir pejabat yang nakal yang seringkali merupakan anggota oposisi politik di Partai Komunis Tiongkok yang menantang otoritas Xi Jinping.

Komisi Pusat untuk Inspeksi Disiplin, pengawas internal Partai Komunis Tiongkok, telah menyelidiki dan membersihkan ribuan pejabat, dari tingkat terendah hingga yang paling kuat dalam kepemimpinan senior Partai Komunis Tiongkok.

Menurut laporan The Cover, kader-kader ini hanya memilih pekerjaan yang menggiurkan hasilnya, dan mengabaikan tugas yang dianggap tidak menguntungkan bagi dirinya. Ketika menilai apakah perusahaan lokal mematuhi peraturan perlindungan lingkungan, kader tersebut menerima suap dari pejabat perusahaan sebagai imbalan karena memberi hasil pemeriksaan yang menguntungkan bagi perusahaan. Kader tersebut kemudian hanya berpura-pura melakukan inspeksi lingkungan.

Para kader tersebut juga memaksa perusahaan untuk mempekerjakan kontraktor yang ditunjuk oleh kader — karena kader akan menerima imbalan. Jika ada kebutuhan untuk konstruksi, perluasan, renovasi, atau peningkatan informasi teknologi, para kader akan mendapat manfaat dari pengaturan tersebut.

Saat membeli peralatan atau memulai proyek konstruksi, para kader hanya memilih kontraktor yang bersedia memberi mereka potongan harga yang bermakna, yang akan masuk ke dalam pundi mereka.

Secara keseluruhan, 32 kader dan karyawan di biro tersebut ditemukan terlibat dalam kasus korupsi. Di antara mereka, 15 orang akan dikenakan penyelidikan hukum lebih lanjut, enam orang akan dituntut, dan lima orang telah dikeluarkan dari Partai Komunis Tiongkok.

Huang Hao, direktur lembaga penelitian dalam Biro Perlindungan Lingkungan kota Suining, mulai mendirikan perusahaannya sendiri untuk membuat penilaian lingkungan. Ia memindahkan klien dari biro tersebut ke perusahaannya, menghasilkan laba 660.000 yuan (98.681 dolar Amerika Serikat).

Ia juga berkolusi dengan karyawan biro lain untuk memalsukan dokumen kepegawaian; setelah ia menggelembungkan jumlah tenaga kerja untuk proyek perlindungan lingkungan selama 5 tahun yang diusulkan oleh pemerintah kota, ia mampu mengantongi 70.000 yuan (10.466 dolar Amerika Serikat) dari pendanaan proyek tersebut.

Zhang Kai, direktur komite Partai Komunis Tiongkok yang bertanggung jawab atas Pusat Pemantauan biro tersebut sejak tahun 2009, berkolusi dengan kader lainnya untuk berkali-kali mengarang kesaksian mereka dan memalsukan bukti selama penyelidikan.

Selama masa jabatannya dari tahun 2009 hingga 2017, Zhang Kai memerintahkan bawahannya untuk membuat faktur palsu dan menggelapkan 850.000 yuan (127.089 dolar Amerika Serikat) dari dana Pusat Pemantauan.

Wang Jie, direktur kantor di Pusat Pemantauan, menerima suap dalam bentuk uang dan hadiah dengan total 600.000 yuan (89.710 dolar Amerika Serikat). Ia juga membohongi akuntansi untuk mendapatkan uang penggantian untuk pengeluaran yang tidak pernah terjadi.

Kepala insinyur Fu Xiaobin adalah anggota komite Partai Komunis Tiongkok yang bertugas di Biro Perlindungan Lingkungan tersebut.

Selama masa jabatannya antara tahun 2012 hingga  2018, Fu Xiaobin bertugas membuat banyak penilaian lingkungan dan menjadi amat sangat rakus. Pada akhir 2018, ia telah mengumpulkan suap sebesar 315.000 yuan (47.100 dolar Amerika Serikat) dari perusahaan dan organisasi yang mengandalkan inspeksi positifnya untuk melanjutkan operasi bisnis mereka. Perusahaan-perusahaan ini memberinya hadiah Tahun Baru hampir setiap tahun, dengan nilai total sekitar 208.000 yuan (31.100 dolar Amerika Serikat).

Fu Xiaobin mencoba menentang penyelidikan dan berkolusi dengan Huang Hao, direktur lembaga penelitian dalam Biro Perlindungan Lingkungan kota Suining untuk memberikan kesaksian palsu.

Ketiga kader ini dan seorang kepala insinyur diusir dari Partai Komunis Tiongkok dan diberhentikan dari jabatannya. Mereka akan segera dituntut.

Tang Hongjun, wakil direktur di Pusat Pemantauan, juga ditemukan menerima suap dalam bentuk uang dan hadiah yang total sebesar 13.000 yuan (1.944 dolar Amerika Serikat).).

Pengawas anti-korupsi memutuskan untuk membiarkan Tang Hongjun tetap berada di dalam Partai Komunis Tiongkok, tetapi akan memantau perilakunya untuk membuat keputusan akhir mengenai nasibnya. (Olivia Li/ Vv)

VIDEO REKOMENDASI

Share

Video Popular