oleh Liang Zhen dan Wu Xueer

Setelah laporan Jaksa khusus penyelidikan Amerika Serikat, Robert Mueller selama 2 tahun  tentang dugaan Kolusi dengan Rusia terkait Pilpres AS 2016 dirilis, pelanggan Epoch Times berbahasa Inggris melonjak. Sedangkan di Hong Kong, Epoch Times juga telah sepenuhnya dikonversikan menjadi surat kabar harian yang berbayar, juga cukup menjadi perhatian masyarakat.

Direktur Reporters Without Borders Biro Asia Timur, Cedric Alviani  memuji Epoch Times karena memainkan peran vital dalam melaporkan berita-berita Tiongkok.

BACA JUGA : Presiden AS Baca Epoch Times Setiap Hari, ‘Referensi Internal’ Komunis Tingkok Juga Mengacu pada Epoch Times

Reporter Without Borders sebelumnya menerbitkan laporan yang mengungkap pengaruh dan kendali media berbahasa Mandarin di luar negeri.

Direktur Reporters Without Borders Biro Asia Timur, Cedric Alviani (NTD)

Alviani dalam sebuah wawancara eksklusif di Hongkong mengatakan bahwa kontrol bicara akan diperketat oleh komunis Tiongkok pada tahun 2019.

Alviani mengatakan : “Yang lebih buruk adalah bahwa komunis Tiongkok sekarang mencoba untuk mengekspor model sensor online mereka, dan mereka juga mencoba untuk mengekspor mode mereka dalam meninjau media.”

The Epochtimes dalam bahasa Inggris

Namun, laporan itu menyebutkan bahwa masih ada beberapa media Tiongkok independen di luar negeri, termasuk Epoch Times dan NTDTV yang membantu masyarakat untuk klarifikasi fakta.

“The Epoch Times memainkan peran penting dalam melaporkan berita-berita Tiongkok, karena topik yang independen dari pengaruh komunis Tiongkok menjadi semakin langka,” kata Alviani.

Epochtimes di Hong Kong

Setelah 18 tahun penerbitan, The Epoch Times Hongkong mulai 1 April tahun ini telah menjadi media cetak harian berbayar yang diminati oleh kaum arus utama.

Alviani mengungkapkan sangat senang melihat surat kabar baru yakni Epoch Times Hongkong berjajar di stan-stan toko swalayan di Hongkong.

Menurut dia, terutama di lingkungan Hongkong, semakin banyak media yang mendapat tekanan dari komunis Tiongkok, merupakan hal yang penting dengan munculnya media yang berani menyajikan perbedaan yang sesuai dengan faktanya. (sin/asr)

Video Rekomendasi : 

 

Share

Video Popular