Erabaru.net. Seorang pekerja restoran di Malaysia menyentuh hati semua orang setelah sebuah foto yang mengharukan tentang dirinya menyuapi pelanggan yang tampaknya adalah seorang penyandang cacat. Menjadi viral pada hari Senin (22/4) lalu.

Foto yang diposting di Twitter pada 22 April menunjukkan pekerja restoran dengan sabar menyuapi pelanggan tersebut setelah ia meletakkan piring di atas meja.

Sementara dia bisa saja pergi setelah menyajikan makanan dan melanjutkan tugasnya. Tapi pekerja restoran yang baik hati memilih untuk tetap tinggal untuk membantu memberi makan pelanggannya itu. Itu tentu adegan yang biasanya tidak terlihat di banyak restoran dan itulah yang memenangkan hati internet.

Setelah pengguna @najib_fiqri memposting foto menyentuh ke Twitter, foto tersebut dengan cepat membuat putaran di media sosial karena segera mengumpulkan puluhan ribu retweet dan suka.

“Sangat menyentuh melihat orang lain disebut “ mamak ”untuk memberi makan orang cacat. Saya sangat menghormatinya. ”

Mamak adalah istilah ramah yang digunakan oleh penduduk setempat untuk mengidentifikasi pekerja di restoran Muslim India di Malaysia.

Menurutnya, foto itu diambil oleh temannya, Muhammad Syahmi Kamarol Zaman yang pergi ke restoran awal minggu ini ketika dia melihat pelanggan duduk di meja di sebelahnya dan teman-temannya.

Pada saat itu, pelanggan itu sendirian sebelum pekerja restoran yang bersangkutan mendekatinya dan memutuskan untuk menyuapinya.

Dalam sebuah wawancara dengan mStar, Muhammad Syahmi mengakui bahwa dia tergerak oleh sikap ramah yang ditunjukkan oleh pekerja saat dia menyaksikannya menghabiskan 20 menit untuk menyuapi pelanggan tersebut.

(Foto: Twitter / @ najib_fiqri)

Setelah foto yang beredar di internet, pengguna lain, @naqiuddinamia, maju dan mengungkapkan bahwa pekerja restoran sebenarnya telah bekerja di restoran selama lima tahun dan selalu menunjukkan sisi belas kasihnya kepada pelanggannya.

“Nama mamak adalah Imran bagi Anda yang ingin tahu. Dia mungkin terlihat sombong tetapi sebenarnya dia adalah orang yang sangat baik hati. Dia telah bekerja di SA Maju selama lima tahun dan layanannya selalu luar biasa. Teh tariknya jarang mengecewakan orang, ”tulisnya.

Sungguh menghangatkan hati melihat ada orang-orang yang baik hati dan peduli seperti pekerja restoran ini ketika mereka melihat orang-orang yang kurang beruntung. Kita jelas membutuhkan lebih banyak orang seperti Imran.(yant)

Sumber: goodtimes

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular