Erabaru.net. Di pusat Kota Durham, North Carolina,AS, sebuah Kafe yang direnovasi dari bekas gudang tembakau mengalami ledakan keras pada 10 April lalu. Seluruh bangunan luluh lantak, menyebabkan satu orang tewas dan 25 orang luka-luka.

View this post on Instagram

Due to circumstances beyond our control- we are CLOSED today. We will keep you updated on tomorrow. Thanks for understanding!

A post shared by kaffeinate (@kaffeinatenc) on

Menurut sumber, korban yang tewas adalah pemilik Kafe i, yang diduga merupakan orang terakhir yang ada di sana karena khawatir dengan para pengunjung.

(Foto : Screenshot Youtube)

Laporan media menyebutkan bahwa sebelum terjadi ledakan gas, telah tercium bau gas yang menyengat. Ketika petugas pemadam kebakaran tiba di tempat kejadian, mereka segera mengevakuasi semua orang dari Kafe tersebut.

Sementara pemilik Kafe , Kong Lee masih berada di dalam. Segera setelah itu, terdengar suara keras di tempat kejadian. Tiba-tiba tabung gas meledak, sehingga Kong Lee, yang tidak sempat menyelamatkan diri tewas dalam kobaran api sementara 25 orang lainnya terluka, dan 9 dari mereka adalah petugas pemadam kebakaran.

Menurut Dinas Pemadam Kebakaran Kota Durhan, petugas memang meminta semua orang yang berada di dalam Kafe tersebut untuk segera meninggalkan tempat itu, hanya almarhum (Kong Lee) satu-satunya yang terlihat mondar mandir di dalam.

(Foto: IG kaffeinate)

Terakhir kali orang-orang melihatnya di pintu Kafe . Seorang wanita yang mengelola sebuah toko di dekatnya mengatakan,: “Pada saat itu, Kong Lee mungkin baru akan keluar setelah memastikan semua tamu Kafe nya telah keluar dengan selamat, namun tak disangka …”

Pasca ledakan maut itu, anak-anak Kong Lee menulis di media sosial, mengatakan bahwa pada detik-detik terakhir, ayahnya meminta mereka memberi tahu semua karyawan dan tamu di Kafe bahwa ada kebocoran gas, meminta mereka untuk tidak masuk.

(Foto : Screenshot Youtube)

Pada saat kejadian, ada pekerja konstruksi yang sedang memasang serat optik di trotoar di sebelah kedai. Polisi menduga bahwa proyek tersebut secara tidak sengaja menghancurkan pipa gas bawah tanah, sehingga menyebabkan kebocoran gas, tetapi penyebab ledakan masih dalam penyelidikan.(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular