Erabaru.net. Apa yang diharapkan oleh penjual buah, Solomon Alfanta adalah mendapatkan penghasilan yang halal dengan menjual buah-buahan di Pasar Baru di Cebu City, Philipina. Sayangnya, tidak semua orang baik seperti dia.

Seperti biasa, Alfanta membuka kiosnya di pasar untuk menjual buah-buahan. Hari itu, dia berharap untuk menjual pisang sebanyak yang dia bisa.

Tidak lama setelah ia menggelar dagangannya, seorang pria tak dikenal mendekati kiosnya dan ‘membeli’ pisang seharga 100 PHP (sekitar Rp 27 ribu) yang kemudian ‘dibayar’ dengan lembaran uang 1000 PHP (Rp 270 ribu).

(Foto: Facebook / An Ge Lie)

Pada saat itu, penjual buah berusia 76 tahun itu tidak menyangka sesuatu yang aneh dan memulai kembali berdagangn setelah lelaki itu pergi.

Kemudian pada hari itu, ia pergi membeli daging menggunakan lembarab uang 1.000 PHP yang ia terima dari pembeli yang tidak dikenal sebelumnya.

Namun, dia kemudian diberitahu bahwa uang itu palsu.

(Foto: Facebook / An Ge Lie)

Bayangkan perasaan Alfanta ketika dia akhirnya menyadari bahwa dia ditipu oleh orang asing.

“Istri saya sudah ingin pulang. Kami berencana untuk membeli daging seharga 200 PHP (Rp 54ribu) dan menggunakannya untuk memasak humba di rumah, tetapi penjual tidak menerima lembaran uang 1.000 PHP itu. Saya memutuskan untuk meninggalkan daging cincang, ”kata Alfanta.

Beruntung bagi Alfanta, seorang warga Sibunga , Cebu, yang prihatin kemudian turun ke media sosial untuk berbagi kisahnya dan itu hanya masalah waktu sebelum postingan itu beredar.

nangompra ko sayos buntag, kani c lolo gbyran ug 1,000 nga fake. gsuklian pd tawn nia ug 900 pesos ky balig 100 pesos…

Posted by An Ge Lie on Saturday, April 20, 2019

“Saya pergi ke pasar lebih awal. Seorang penjual pisang dibayar dengan tagihan 1.000 PHP palsu. Dia memberi uang kembalian 900 PHP saat penipu itu membeli pisang seharga 100 PHP. Pisang ditinggalkan dan penipu itu pergi setelah itu, ”tulis Angelie Mabanta yang memposting apa yang terjadi pada Alfanta di Facebook.

Mabanta juga tampil langsung di Facebook dan memohon bantuan dari masyarakat untuk memberikan sumbangan kepada Alfanta. “Banyak yang memberikan bantuan mereka. Saya tidak berharap banyak orang akan tersentuh dengan profesi dan situasi Alfanta, ”tambah Mabanta.

Berkat postingan yang viral, Alfanta menerima sumbangan uang yang dikumpulkan oleh Mabanta dan dari pekerja rantau Philipina dari AS.(yant)

Sumber: Goodtimes

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share
Kategori: SERBA SERBI

Video Popular