Erabaru.net. Selain menghemat waktu dan uang untuk membeli produk segar dari pasar, memilikinya hanya dalam jangkauan tangan juga akan memungkinkan akses cepat ke sumber organik segar — dan menanam tanaman sayuran dalam pot adalah jawabannya.

Beberapa orang mungkin berpikir bahwa tidak mungkin menanam sayuran seperti terong di dalam pot, tetapi sebenarnya bisa dilakukan. Berasal dari Asia Selatan dan Timur seperti Tiongkok dan India, terong adalah sayuran tropis abadi dari keluarga tomat.

Terong membutuhkan panas dan sinar Matahari penuh untuk berbuah banyak, selain tanah yang lembab merata di lingkungan asalnya.

(Foto: pxhere)

Biji atau bibit?

Jika Anda tidak terbiasa dengan menanam atau belum pernah menanam, disarankan untuk membeli beberapa bibit dari kebun pembibitan terdekat. Tetapi berkecambah dari biji sebenarnya mudah.

Tumbuh dari biji

  • Langsung menabur dua biji dalam wadah.
  • Terong membutuhkan banyak kehangatan untuk berkecambah — suhu di atas 68 ° F cukup baik bagi benih untuk berkecambah.
  • Anda juga dapat menempatkannya di dalam ruangan untuk memulai pertumbuhan.
  • Setelah biji tumbuh dan memiliki hingga 4 daun, mereka dapat dipindahkan ke wadah pilihan Anda.

Memilih pot

Ingatlah satu hal ini — semakin besar varietas yang Anda tanam, semakin besar potnya. Terong relatif besar, sehingga pot besar dengan kedalaman setidaknya 30 cm.

Kredit: Flickr

Persyaratan untuk menanam terong dalam wadah

  • Posisi – tempatkan pot di tempat dengan sirkulasi udara yang baik dan sinar Matahari langsung.
  • Tanah – tanah netral atau sedikit asam dalam pH dengan kelembaban yang cukup, lebih disukai campuran pot tanpa tanah yang liat. Menambahkan banyak kompos atau pupuk kandang ke tanah akan meningkatkan kapasitasnya untuk menampung air.
  • Penyiraman – memberikan kelembaban yang memadai karena terong menyukai tanah yang lembab secara merata, tetapi tidak lembek. Pastikan drainase baik untuk menghindari akar membusuk.
  • Pupuk – gunakan pupuk 5-10-5 atau lainnya dalam rasio yang sama karena terong membutuhkan pupuk yang tinggi fosfor. Anda juga bisa menggunakan pupuk berimbang atau menyemprotkan makanan nabati cair (memberi makan daun) pada daun.
  • Suhu – Setelah biji berkecambah dan dipindahkan ke dalam pot, usahakan agar suhu di atas 50-54 ° F. Tetapi tidak perlu khawatir tentang suhu jika Anda tumbuh di iklim yang hangat.
    Anda hanya perlu dua hingga tiga bulan sebelum menghasilkan buah.
Foto: Pixabay)

Perawatan terong

  • Pemangkasan dan singkirkan parasit – lihat parasit saat tanaman sudah matang dan singkirkan. Daun atau cabang yang menguning atau berpenyakit tumbuh tinggi dan kurus menghambat pertumbuhan dan produktivitas juga harus dihilangkan.
  • Penopang – tancapkan batang penopang ke dalam pot dan ikat tanaman ke penopang untuk menopangnya saat buahnya montok dan berat.
  • Hama dan penyakit – Kumbang kutu hitam memakan daun, tetapi mereka tidak akan membahayakan. Cutworm memotong tanaman di pangkalannya sehingga Anda perlu menghilangkan menggunakan kerah cacing tambang atau dengan mudah membuangnya sendiri.
    Ikatkan tanaman ke tiang untuk mendukung buah yang berat.

Panen

Terong biasanya matang setelah dua hingga tiga bulan setelah tanam, sekitar 60 hingga 80 hari tergantung pada iklim dan varietas yang Anda tanam.

Buah akan tumbuh mengkilap saat dewasa penuh.(yant)

Sumber: Goodtimes

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular