Erabaru.net. Generito Yosores berusia 64 tahun mungkin hanya seorang pengemudi tricycle -alat transportasi khas Philipina seperti becak motor, tetapi pria dari Zamboanga del Sur membuktikan bahwa tidak ada yang akan menghentikannya dari mendapatkan ijazah sarjananya.

Setelah bertahun-tahun bekerja keras siang dan malam, Generito akhirnya lulus dari Western Mindanao State University-Molave External Studies Unit dengan gelar sarjana.

Menurut pria yang menginspirasi itu, ia membiayai studinya dengan berprofesi sebagai pemgemudi tricycle dan menggunakan uang saku bulanan warga negara seniornya sebesar 500 PHP (sekitar Rp 137 ribu).

(Foto: Jr. Tem’s Portrait)

Perjalanan untuk lulus dari universitas dengan gelar sarjana tidak mudah bagi Generito karena ia harus bekerja di siang hari dan pergi ke kelas di malam hari.

Berkat kerja keras dan kegigihannya, Generito berhasil lulus dengan gelar Sarjana Pendidikan Menengah, jurusan Bahasa Inggris.

(Foto: INQUIRER.net)

Keberhasilannya tidak hanya menginspirasi orang-orang di sekitarnya tetapi ia juga mendapatkan pujian dan kekaguman dari orang-orang di universitas.

Regina Menioria, Koordinator Unit Studi Eksternal di kampus WMSU-Molave menggambarkan pria itu sebagai siswa yang rajin dan baik.

Kisah Generito kemudian dengan cepat menjadi viral di media sosial setelah foto kelulusannya dibagikan oleh Bayan Patroller Jonah Lou Revilla.

Dalam salah satu foto, Generito dapat terlihat berseri-seri dengan bangga dan gembira saat dia berdiri di atas panggung sambil memegang ijazahnya.

Sementara itu, di foto lain Generito semua tersenyum saat ia memperingati momen itu dengan saudara perempuannya.

Setelah ceritanya beredar di internet, banyak orang memuji tekad pria berusia 64 tahun itu untuk mewujudkan mimpinya menjadi kenyataan. Namun, ada orang-orang yang skeptis dengan prestasinya dan mengatakan bahwa gelarnya “tidak berguna” untuk pria seusianya.

Namun demikian, menjadi seorang guru setelah lulus tidak pernah menjadi bagian dari rencananya. Generito hanya berusaha memenuhi mimpinya seumur hidup untuk menyelesaikan studinya karena dia tidak pernah mendapat kesempatan untuk pergi ke universitas ketika dia lebih muda karena kemiskinan.

Dengan gelar di tangannya, salah satu mimpi Generito akhirnya menjadi kenyataan. Sungguh inspirasi!(yant)

Sumber: Goodtimes, ABS-CBN News

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

 

Share

Video Popular