Erabaru.net. Seorang pria Jerman, Joe Tippens, didiagnosis menderita kanker paru-paru pada tahun 2016. Pada Januari 2017, dokter mengatakan sel kankernya telah menyebar ke seluruh tubuh. Pada saat itu, kankernya sudah memasuki stadium akhir.

Dokter di Pusat Kanker MD Anderson University di Texas, AS, meminta Tippen untuk menjalani perawatan klinis, meskipun metode ini tidak memungkinkannya untuk pulih, tapi dapat memperpanjang usia hidupnya selama satu tahun lagi.

(Foto : Facebook)

Setelah mendengar vonis tersebut, Joe kemudian menemukan sebuah forum diskusi online yang meminta bantuan dari para penyandang kanker untuk membantu peneliti di Oklahoma State University.

Dalam postingan dikatakan para peneliti secara tidak sengaja menemukan pengobatan obat cacing untuk anjing memiliki peluang untuk mengobati beragam penyakit kanker pada tikus.

Selain itu, ahli yang melakukan penelitian kebetulan memiliki kanker otak stadium 4 dimana prognosis tersebut sama dengan Joe, tetapi dia mulai mengonsumsi pil cacing anjing dan dalam waktu enam minggu, anehnya kankernya pun hilang.

Jurnal ilmiah Nature sebelumnya juga pernah menerbitkan sebuah penelitian dan mengkonfirmasi obat anti cacing pada hewan terutama anjing memiliki khasiat anti-kanker.

Eksperimen ini juga membuat Joe ingin mencoba minum obat cacing untuk anjing itu.

Selain mengonsumsi obat tersebut, Joe juga mengonsumsi vitamin E, CBD (cannabidiol) dan bioavailable curcumin.

(Foto: Facebook)

Akan tetapi, Joe tidak mengatakan kepada dokter onkologinya tentang konsumsi obat cacing untuk hewan itu.

Barulah pada pemindaian PET pada September 2017 yang membuat dokter onkologinya tercengang karena tubuh Joe bebas dari sel kanker, dia lantas mengatakan obat yang dikonsumsinya. Namun dokter tersebut mengatakan itu bisa jadi hanya kebetulan.

Pada Januari 2018, Joe kembali melakukan pemindaian dan lagi-lagi hasilnya sel kanker tidak ditemukan di tubuhnya.

Sebenarnya, minum obat anjing untuk mengobati kanker belum diakui oleh dunia medis. Langkah Joe ini sebenarnya adalah bertaruh dengan nyawanya sendiri.

(Foto: Facebook)

Ketika Joe menderita kanker, perusahaan asuransi membayarnya 1,2 juta dollar (sekitar Rp 16,9 miliar) sebagai kompensasi. Uang itu untuknya membayar perawatan dan obat-obatan yang mahal. Sementara ia menggunakan obat untuk anjing yang sangat murah sebagai terapi, hanya 5 dollar AS atau Rp 70 ribu per minggu.

Sepertinya Joe mendapatkan keuntungan yang fantastis! Tetapi yang paling penting adalah dia berhasil selamat dari momok kanker!

Bagaimanapun, tanpa persetujuan dokter, sebaiknya jangan coba-coba menguji obat dengan taruhan nyawa sendiri, dihimbau sebaiknya ke rumah sakit untuk perawatan medis yang wajar.(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular