Erabaru.net. Temui Pema Tshering, seorang seniman berbakat dari Bhutan dengan cerebral palsy yang hanya menggunakan kakinya untuk membuat ukiran dan lukisan kayu yang menakjubkan. Setelah ditinggalkan oleh orangtuanya sebagai seorang anak, ia sekarang membiayai mereka dengan kesuksesannya.

(Foto: YouTube / Bhutan Times)

Pria 31 tahun yang sekarang sukses ini, ditinggalkan oleh orangtuanya ketika dia berusia enam tahun, lumpuh dari pinggul.

Di bawah asuhan kakek-neneknya, Pema membuat busur dan anak panah dari bambu.

Tetapi hidupnya berbalik pada usia 18 ketika Yang Mulia Suri Tshering Pem Wangchuk mengunjungi desanya, mengadopsinya dan mendanai pendidikannya di sekolah seni Bhutan yang terkenal, Institut Zorig Chusum di Thimphu.

(Foto: YouTube / Bhutan Times)

Pema telah menghabiskan seluruh hidupnya menggunakan kakinya sebagai tangannya!

(Foto: YouTube / Bhutan Times)

Tapi itu tidak menghentikannya untuk memanfaatkan bakatnya — sekarang dia menciptakan karya seni yang indah dengan memegang pahat dan palu di antara jari kakinya.

“Dia bertanya apakah ada sesuatu yang saya inginkan. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya ingin pergi ke sekolah. Saya tidak ingin uang atau apa pun, “kata Pema.

Ibu Suri yang murah hati bahkan membantu Pema untuk membuka sebuah toko kecil di dalam museum Simply Bhutan di Thimphu sehingga ia dapat menghasilkan uang!

(Foto: YouTube / Bhutan Times)

Pema sekarang menghasilkan hingga 100 dollar (sekitar Rp 1,43 juta) sebulan dengan menjual karya cantiknya.

Karya seninya begitu indah dan rumit — sangat sulit untuk percaya seseorang membuat karya itu hanya menggunakan kaki mereka!

(Foto: YouTube / Bhutan Times)

Sekarang, alih-alih merasa kesal atau marah pada orangtunay, seniman berbakat ini bahkan secara finansial mendukung orangtua yang telah meninggalkannya sebagai seorang anak. Dia bahkan membangun rumah berlantai dua di Mongar. Anak yang luar biasa!

“Saya ingin membantu orangtua saya karena jika Anda tidak membantu orangtua Anda, itu seperti tidak menghormati mereka. Jika Anda tidak menghormati orangtua Anda, apa pun pekerjaan yang Anda lakukan, Anda akan gagal dalam hidup, “kata Pema.

Seniman yang ambisius tidak ingin berhenti di sini — tujuan berikutnya? Untuk menjadi seorang guru seni dan memulai bisnis ukirannya sendiri.

Kisah inspirasional Pema adalah pengingat bagi kita semua untuk bermimpi besar dan tidak pernah menyerah terlepas dari apa pun keadaan kita!

Tonton Pema membuat beberapa karya seni yang indah di bawah ini.(yant)

Sumber: Goodtimes

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular