Erabaru.net. Seorang pesepakbola amatir Peru meninggal dunia karena serangan jantung setelah dia minum air dingin usai pertandingan.

Menurut Peru21, Ludwin Florez Nole yang berusia 27 tahun baru saja selesai bermain dengan teman-temannya, Los Rangers, di Provinsi Sullana, Peru barat laut, pada 1 Mei.

Ludwin kemudian kembali ke rumah setelah pertandingan. Istrinya, Ingrid Távara, kemudian melihatnya meminum segelas air dingin untuk mendinginkan.

(Fogo: Peru21)

Tidak lama setelah dia minum air, istrinya berkata bahwa Ludwin sakit dada sehingga dia dengan cepat membawanya ke klinik terdekat.

Sayangnya, Ludwin meninggal ketika mereka sedang dalam perjalanan ke klinik.

“Dokter memberi tahu saya bahwa dia menderita serangan jantung karena terlalu banyak minum air dingin ketika tubuhnya masih panas,” kata sang istri.

Ilustrasi. (Kredit: Flickr / Andrew Mason)

Dokter percaya bahwa Ludwin memiliki refleks kardiovaskular ketika dia minum air dingin tak lama setelah pertandingan sepak bola, menyebabkan perubahan dalam detak jantungnya.

Namun, kemungkinan untuk memiliki refleks kardiovaskular ketika minum air dingin dalam situasi seperti itu dikatakan jarang terjadi meskipun kasus sebelumnya melaporkan temuan yang sama.

Menurut sebuah laporan di American Journal of Forensic Pathology pada tahun 1999, seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun tiba-tiba mengalami serangan jantung setelah ia dengan cepat minum minuman dingin.

Dalam laporan itu, bocah itu kemudian dinyatakan memiliki kondisi jantung yang tidak terdiagnosis. Ketika dia minum minuman dingin itu, detak jantungnya tiba-tiba turun sehingga dia mengalami serangan jantung.

Namun demikian, kontaminan mikroba dalam air juga dapat menyebabkan kram perut dan penyakit lainnya.(yant)

Sumber: Goodtimes

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular