Erabaru.net. Rekaman telepon pintar memperlihatkan seorang wanita memukuli seorang anak laki-laki telanjang, di mana kedua tangannya terikat, di balkon sebuah kondominium bertingkat tinggi di Tiongkok Daratan. Polisi memastikan bahwa wanita itu adalah ibu anak tersebut tetapi tidak dilakukan penangkapan, menurut Beijing News.

Rekaman tersebut dilakukan oleh seorang tetangga yang tinggal di kompleks perumahan yang sama di kota Xinyang, Provinsi Henan pada tanggal 7 Mei. Pria yang tidak diketahui namanya itu mengatakan kepada Beijing News bahwa pelecehan itu telah berlangsung sekitar dua bulan.

Sang ibu mengangkat putranya dalam posisi terbalik. (Berita Beijing)

Tetangga, staf perumahan, keamanan, dan polisi semua pergi ke rumah wanita itu untuk memeriksa anak laki-laki tersebut. Namun pintu rumah tersebut tidak dibukakan dan polisi menyerah setelah upaya kedua menghubungi keluarga tersebut.

“Saya tidak yakin dengan hubungan mereka, mereka seharusnya adalah ibu dan anak, karena anak laki-laki itu berteriak ‘ibu!’,” kata pria yang merekam video itu kepada Beijing News.

Seorang Ibu Memukul Putranya

Anak laki-laki tersebut tampak berdiri sendirian di balkon, dengan kedua tangan terikat.

Anak laki-laki tersebut tampak berdiri sendirian di balkon, dengan kedua tangan terikat. (Berita Beijing)

“Ia berusia sekitar empat hingga lima tahun. Pada saat itu, kedua tangannya diikatkan dengan benda putih, mungkin kain, ia berada di balkon sepanjang pagi,” kata pria yang merekam kejadian itu kepada Beijing News.

Anak laki-laki tersebut berteriak meraung-raung ketika wanita itu mengangkat kedua kakinya, sehingga ia dalam posisi terbalik.

“Yang saya lihat adalah wanita itu  menggunakan tangannya untuk memukul anak laki-laki tersebut, yang berada dalam posisi tergantung,” kata pria itu.

“Hal utama adalah terjadi untuk waktu yang lama, berlangsung sepanjang pagi. Anak laki-laki tersebut telanjang. Hari ini di Xinyang cuaca dingin, berawan dan suhu turun. Bahkan saat saya merekam video dari dalam rumah, saya merasa kedinginan,” kata pria itu kepada Beijing News.

Sang ibu memegang kedua kaki anak laki-laki tersebut sehingga ia dalam posisi tergantung dan memukulnya. (Berita Beijing)

“Aku bahkan tidak dapat membayangkan seorang anak yang terjebak di balkon selama beberapa jam.”

Saksi mata melaporkan kasus pelecehan tersebut ke pihak manajemen dan keamanan gedung, serta polisi.

Ketika mereka datang ke rumah wanita itu, ia menolak untuk membuka pintu — bahkan setelah polisi datang untuk kedua kalinya.

Pria itu menulis dalam sebuah posting di Weibo, Twitter versi Tiongkok, bahwa ini bukan pertama kalinya anak tersebut diperlakukan seperti ini. “Ada empat kali kejadian dalam dua bulan terakhir,” ia menulis dalam tangkapan layar dari sebuah pos yang dibuatnya untuk Weibo, dilaporkan oleh Beijing News.

Pria tersebut mengatakan bahwa hampir setiap hari, ia mendengar anak laki-laki tersebut menangis saat ia berjalan menuruni tangga, dan sering terjadi di pagi hari, antara pk 07.00 hingga pk 11.00.

Polisi belum menangkap wanita itu karena memukuli putranya, menurut Beijing News. (Daniel Holl/ Vv)

VIDEO REKOMENDASI

Share

Video Popular