Erabaru.net. Baru-baru ini, spesialis mata dari Rumah Sakit Umum Tri-Layanan Taiwan berbagi studi kasus yang melibatkan pasien termuda yang pernah dirawat.

Anak itu baru berusia empat tahun tetapi telah didiagnosis menderita rabun jauh.

Ilustrasi. (Foto: Ratopati)

Menurut para ahli, seperti dilansir China Press, orangtua anak-anak itu bekerja dan mereka kurang waktu untuk merawat anak-anak mereka.

Karena itu, kakek-nenek dari anak tersebut telah mengambil alih tanggung jawab ini.

Seperti kebanyakan anak-anak lain, anak laki-laki ini sangat aktif dan selalu membutuhkan perhatian dari kakek-nenek mereka. Untuk menjaga anak tersebut bisa tenang, dia diberikan smartphone untuk bermain setiap hari selama yang dia inginkan.

Jadi anak itu akhirnya menonton video dan memainkan game di smartphone di sebagian besar waktu luangnya.

Ilustrasi. (Foto: smartparenting)

Kemudian, suatu hari, anak itu pulang ke rumah bersama orangtuanya dan mulai mengeluh tentang pandangannya yang semakin kabur. Setelah menjalani pemeriksaan di rumah sakit, ia didiagnosis menderita rabun jauh 650 derajat.

Oleh karena itu, dokter memperingatkan para orangtua bahwa melihat layar ponsel dalam jarak dekat tidak hanya akan menyebabkan rabun jauh, tetapi cahaya biru juga akan mempercepat degenerasi makula, yang merupakan kondisi kesehatan yang tidak dapat dipulihkan yang biasanya diderita oleh para manula yang akhirnya membawa sampai kehilangan penglihatan yang parah.

Ilustrasi. (Foto : youaremom)

Meninggalkan anak-anak dengan ponsel cerdas adalah salah satu hal terburuk yang dapat kita lakukan untuk anak-anak karena kegiatan ini memengaruhi keterampilan sosial mereka.

Bahkan, Organisasi Kesehatan Dunia baru-baru ini menerbitkan pedoman yang mengatakan bahwa anak-anak kecil tidak boleh menggunakan alat ini selama lebih dari satu jam setiap hari.

Mari jaga kesehatan anak-anak kita selama kita bisa.(yant)

Sumber: Erabaru.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular