EpochTimesId – NASA berencana untuk mengirim wanita pertama ke bulan pada tahun 2024. Rencana tersebut diumumkan langsung oleh Presiden AS, Donald Trump pekan lalu. Dia juga menegaskan bahwa Amerika meningkatkan anggaran Badan Antariksa AS (NASA) sebesar lebih dari 1 miliar dolar AS.

Menurut Bettina Inclan, Direktur Komunikasi NASA, sebanyak 12 orang yang telah berjalan di bulan sejauh ini adalah pria Amerika, seperti diberitakan oleh CNN.

“Orang terakhir berjalan di Bulan pada tahun 1972. Tidak ada wanita yang pernah berjalan di permukaan bulan,” kata Inclan kepada CNN dalam sebuah pernyataan.

Trump membuat pengumuman pada 13 Mei 2019. Dia mengatakan anggaran 1,6 miliar dolar AS akan dimasukkan ke anggaran NASA. Anggaran itu disebut sebagai upaya untuk mengembalikan kehebatan NASA.

“Di bawah pemerintahan saya, kami mengembalikan NASA kepada kejayaan dan kami akan kembali ke Bulan, lalu Mars,” kicau Trump di Twitter.

“Saya merevisi anggaran saya untuk memasukkan 1,6 miliar dolar tambahan, sehingga kami mendapat kembali kejayaan luar angkasa.”

Peningkatan anggaran untuk NASA muncul sebagai motivasi awal, setelah NASA mengajukan permintaan anggaran baru sebesar 21 miliar dolar untuk mewujudkan tantangan Trump bagi badan antariksa itu. Trump menantang NASA untuk mendarat di kutub selatan bulan pada tahun 2024.

Misi Apollo 11 NASA berhasil mendaratkan manusia pertama di bulan pada 20 Juli 1969.

Kepala NASA, Jim Bridenstine mengatakan lima puluh tahun setelah Apollo mendaratkan astronot di Bulan, program Artemis akan kembali membawa astronot pria, sekaligus wanita pertama ke bulan.

“Investasi ini merupakan uang muka dari upaya NASA, dan akan memungkinkan kita untuk bergerak maju dalam desain, pengembangan, dan eksplorasi.”

“Tujuan kami di sini adalah membangun program yang membawa kami ke bulan secepat mungkin. Di tahun-tahun mendatang, kita akan membutuhkan dana tambahan,” kata Jim Bridenstine, kepada wartawan melalui video konferensi pada 14 Mei 2019.

“Tapi ini jumlah yang bagus, yang membuat kita keluar dari gerbang dengan cara yang sangat kuat.”

“Berita besar NASA! Presiden telah mengajukan amandemen anggaran FY2020 yang memberikan peningkatan $ 1,6 miliar untuk upaya # Moon2024 kami. Kita pergi,” sambung Bridenstine, kali ini via Twitter.

Permintaan pendanaan meningkat, datang hampir dua bulan setelah Wakil Presiden Mike Pence menyatakan tujuan mempersingkat empat tahun timeline NASA sebelumnya untuk menempatkan astronot kembali ke bulan untuk pertama kalinya sejak 1972.

Peningkatan yang diusulkan akan membawa total tingkat pengeluaran NASA untuk tahun fiskal 2020 menjadi 22,6 miliar dolar. Sebagian besar kenaikan anggaran akan diperuntukkan untuk penelitian dan pengembangan sistem pendaratan manusia di bulan, menurut ringkasan yang disediakan oleh NASA.

NASA juga mengumumkan nama misi baru itu yaitu Artemis, dewi bulan Yunani dan saudara kembar Apollo.

“Untuk mendaratkan astronot Amerika di Bulan pada tahun 2024, kami bekerja melalui pendekatan akuisisi untuk berbagai proyek,” kata NASA dalam sebuah pernyataan.

“Upaya kami akan mencakup pekerjaan baru di pusat-pusat NASA untuk menyediakan teknologi kunci dan muatan ilmiah yang diperlukan untuk permukaan bulan, menambah upaya yang sudah berlangsung di seluruh negeri.”

Sebanyak 651 juta dolar dari anggaran telah disetujui untuk mewujudkan roket besar baru, yang dikembangkan NASA. Roket itu bernama Space Launch System. Juga untuk pengembangan kapsul Orion, guna membawa astronot ke Bulan dan tujuan luar angkasa lainnya. (ISABEL VAN BRUGEN dan Reuters/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

Simak Juga :

Share

Video Popular