Erabaru.net Seorang wanita pembantu rumah tangga dari Philipina yang baru-baru ini diikat di pohon oleh majikannya di Arab Saudi telah dipulangkan ke Philipina.

Lovely Acosta Baruelo, pekerja migran berusia 26 tahun dari Philipina, menjadi berita utama setelah gambar perlakuan dari majikannya terhadap dirinya muncul di media sosial pekan lalu.

(Foto: Facebook / remz.rufino)

Baruelo rupanya membuat marah majikannya, sebuah keluarga kaya di Riyadh, Arab Saudi, setelah meninggalkan perabotan mahal di luar di bawah terik Matahari. “Hukuman” itu dilaporkan dimaksudkan untuk menunjukkan padanya efek berbahaya dari berada di bawah sinar Matahari.

Rekannya, yang juga dari Philipina, mengambil fotonya yang memperlihatkan Baruelo diikat dengan pergelangan tangan dan kakinya ke pohon di taman rumah bosnya pada 9 Mei. Rekan kerja itu juga mengatakan bahwa majikan mereka akan menghukum mereka setiap kali mereka melakukan kesalahan kecil.

(Foto: Facebook / remz.rufino)

Karena marah oleh perlakuan tidak adil itu, netizen Philipina bersama-sama menuntut atas nama ibu dua anak itu secara online.

(Foto: Facebook / remz.rufino)

Nasib Baruelo dilaporkan ke Kedutaan Besar Philipina di Riyadh pada 9 Mei dan ia dipulangkan pada hari yang sama, menurut Departemen Luar Negeri Philipina.

Dalam sebuah pernyataan, agensi mengungkapkan bahwa wanita itu tiba di Manila pukul 8:55 malam. pada 9 Mei lalu.

Setelah kembali ke keluarganya di Provinsi La Union, Philipina, Baruelo turun ke media sosial untuk menyatakan terima kasihnya kepada mereka yang membantunya dan meminta lebih banyak upaya dalam menyelamatkan rekan kerjanya yang masih tinggal di sana.

“Terima kasih banyak untuk semua yang telah membantu saya. Saya juga ingin meminta bantuan kepada orang Philipina lainnya yang tertinggal di sana. Mereka adalah orang-orang yang membantu saya dan mengunggah foto-foto saya. Saya takut keselamatan mereka. Saya harap mereka juga diselamatkan, ”tulisnya di Facebook.(yant)

Sumber: Nextshark

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular