- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Ibu Tanpa Jari yang Menjadi Pengemudi Taksi Online Ini, Menyampaikan Pesan Penting untuk Kita Semua!

Erabaru.net. Seringkali seorang Ibu dikatakan memiliki kekuatan super, manusia seribu tangan. Hal itu karena seorang Ibu bisa melakukan banyak pekerjaan secara bersamaan, dari mulai memasak, mengurus anak, membersihkan rumah, serta beragam pekerjaan lain.

Itu untuk seorang Ibu pada umumnya, namun bagi wanita ini, sebutan manusia seribu tangan mungkin masih kurang bisa untuk menggambarkan kekuatan dan semangatnya.

Janet Brown, 31 tahun di North Carolina, Amerika Serikat, terlahir cacat. Dia tidak memiliki jari tangan serta kaki seperti kebanyakan orang pada umumnya. Hal semacam itu mungkin akan menjadi bencana besar bagi seorang wanita, namun bagi Janet, ternyata itu tidak menjadi masalah besar. Ibu 2 anak ini mampu menjawab tantangan dalam hidup, sekalipun kondisinya kurang menguntungkan.

[1]
Janet. Kredit: tinnhanh.dkn.tv

Janet menikah dan melahirkan 2 anak. Alih-alih hanya diam di rumah karena kondisi kaki dan tangannya yang cacat, dia justru bekerja, dan lebih jauh lagi, dia justru bekerja dalam bidang yang rasanya agak mustahil untuk dikerjakan oleh orang dengan kondisinya.

[2]
Janet. Kredit: tinnhanh.dkn.tv

Janet bekerja sebagai seorang sopir taksi online, setiap hari dia akan mengantarkan penumpang, dengan menggunakan mobil, dimana dia harus terus menerus menggunakan tangan dan kakinya.

Wanita berusia 31 tahun itu harus melakukan semuanya sendiri. Untuk mendapatkan lebih banyak uang untuk menutupi kebutuhan hidup dan membesarkan anak-anaknya. Setiap hari setelah membawa dua anaknya ke sekolah, dia bekerja sebagai sopir untuk Uber dan Lyft.

[3]
Janet. Kredit: tinnhanh.dkn.tv

Janet juga sering memberi tahu putra-putranya, “Walaupun Ibu terlihat berbeda dari Ibu-Ibu yang lain, Ibu tetap dapat melakukan apa pun yang Ibu inginkan.”

Janet mengatakan kepada para penumpangnya agar tidak khawatir ketika dia mengemudikan mobil untuk mengantarkan mereka.

[4]
Janet. Kredit: tinnhanh.dkn.tv

Janet, dengan bercanda berkata, “Satu-satunya hal yang membuat saya memiliki lebih sedikit pilihan daripada semua orang adalah, saya tidak bisa memakai sepatu berujung terbuka seperti yang banyak dipakai oleh wanita lain.”

Janet selalu membawa energi positif dimanapun dia berada, dia percaya bahwa cacat di tubuhnya tidak akan menghalanginya untuk menjadi seorang Ibu yang baik untuk anak-anaknya.

Dia dapat mengasuh anaknya, sama dengan bagaimana wanita lain yang mengasuh anaknya.
Bahkan, Janet mengatakan bahwa, sebagian besar penumpangnya mengatakan kalau dia adalah seorang pengemudi yang sangat baik, dan bahkan ingin supaya dia menjadi pengemudi pribadi Uber mereka sendiri.

Untuk membantu penyandang cacat lainnya yang merasa kurang percaya diri dan kesepian, Janet telah membentuk organisasi nirlaba, menginspirasi orang-orang dan mengubah visi dunia dari orang-orang yang memiliki kecacatan.

Dia mengatakan bahwa kebanyakan orang memiliki kesalahpahaman umum bahwa para penyandang cacat membutuhkan bantuan, bahwa para penyandang cacat tidak akan bisa bertahan tanpa bantuan orang lain. Itu tidak selalu benar. Para penyandang cacat tidak hanya bisa mengurus kehidupan mereka sendiri, mereka juga bisa memberi semangat dan inspirasi, serta nilai-nilai positif bagi orang lain.

Janet ingin agar orang-orang cacat lainnya menyadari bahwa cacat fisik yang mereka alami, tidak membuat mereka jadi berbeda dari orang-orang lain, dan kecacatan yang mereka alami juga tidak ada hubungannya dengan semangat jiwa.

Para penyandang cacat sama sekali tidak perlu merasa minder, justru mereka harus berpikri positif, mereka harus bangga karena Tuhan memberikan mereka keunikan yang tidak dapat dimiliki oleh semua orang. Intinya adalah penerimaan diri dan pikiran positif yang kuat.

Jadi, apapun kondisi kita, ingatlah untuk jangan pernah menyerah! (jul)

Sumber: tinnhanh.dkn.tv

VIDEO REKOMENDASI