Erabaru.net. Sekali lagi, persoalan mengenai konsumen nakal dari ojek online pengantar makanan, terjadi, dan menjadi perbincangan hangat para warganet di Vietnam.

Belum lama ini, beredar gambar seorang pengemudi ojek online pengantar makanan, yang sedang duduk di pinggir jalan, sambil memakan sebuah pizza ukuran besar, yang harganya diperkirakan adalah lebih dari Rp. 150.000. Tidak ada maksud berprasangka ataupun merendahkan, dan orang-orang juga mungkin akan kagum melihat anak muda itu menikmati makan malam yang besar. Namun kisah sesungguhnya yang terjadi dibaliknya, akan membuat siapapun iba.

Pengemudi ojek online pengantar makanan. Kredit: tinnhanh.dkn.tv

Kejadian yang dialami pengemudi ojek online itu, sudah sering terjadi, dan hal itu jugalah yang menyebabkan banyak pengemudi ojek online merasa khawatir.

Konsumen memesan makanan secara tunai, dan setelah makanan selesai dibeli, jika konsumennya “kabur,” maka kemungkinan selanjutnya yang terbesar adalah, dia harus memakan makanan itu sendiri.

Foto anak muda yang sedang memakan potongan pizza itu, kemudian membuat banyak orang marah, kepada si pemesan yang tidak bertanggung jawab.

Mungkin bagi beberapa orang tertentu, harga sebuah pizza sekitar Rp. 150.000 adalah jumlah yang biasa, namun bagi sebagian orang lain, bisa saja itu adalah sama dengan hasil kerja keras seseorang selama 1 hari penuh. Mungkin bagi si konsumen yang iseng, itu hanyalah keisengan yang membuat si pengemudi mengeluarkan uang Rp. 150.000, tapi bagi sang pengemudi ojek online, bisa saja itu adalah penghasilannya selama satu hari penuh.

Pengemudi ojek online pengantar makanan. Kredit: tinnhanh.dkn.tv

Dari sejak cara pemesanan makanan lewat ojek online diperkenalkan, banyak orang terbantu saat membeli makanan, dan banyak pengemudi ojek online yang juga mendapat lebih banyak penghasilan, namun di saat yang sama, beberapa hal kurang menyenangkan juga terjadi.

Pizza. Kredit: tinnhanh.dkn.tv

Selain perlindungan untuk pengemudi maupun konsumen, warganet juga meyakini, diperlukan adanya suatu metode penghukuman, bagi pengemudi maupun konsumen yang nakal. (lj)

Sumber: tinnhanh.dkn.tv

VIDEO REKOMENDASI

Share

Video Popular