- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Perdana Menteri Terpilih Janji Utamakan Rakyat Australia

Sydney — Scott Morrison terpilih kembali sebagai perdana menteri Australia pada Pemilu 18 Mei 2019. Dia mengamankan kekuasaan parlementer dalam tiga tahun mendatang, bagi koalisi Nasional-Liberal.

Dalam pidato kemenangannya, Morrison mengatakan bahwa itu adalah kemenangan untuk semua ‘rakyat Australia yang pendiam’. Dia berjanji bahwa pemerintah akan mengutamakan orang Australia (Australians First).

Koalisi kanan-tengah itu semakin mendekati perolehan 76 kursi yang dibutuhkan untuk memiliki kursi mayoritas di Parlemen. Koalisi kini dipastikan meraih 75 kursi parlemen. Sedangkan Partai Buruh aliran kiri tengah memastikan 66 kursi, dengan lebih dari tiga perempat suara telah dihitung 19 Mei 2019, pukul 23:59 waktu setempat.

Layaknya hasil pemilihan presiden AS 2016, hasil pemilu Australia menjungkirbalikkan jajak pendapat pra-pemilihan yang memperkirakan kemenangan bagi Partai Buruh yang berhaluan kiri. Meskipun tidak jelas apakah koalisi dapat memerintah tanpa mayoritas langsung atau akan perlu menegosiasikan dukungan dari para calon independen. Hasil akhir akan menunggu beberapa hari lagi, ketika pra-polling dan suara pos dihitung.

“Saya selalu percaya pada mukjizat,” kata Morrison gembira kepada pendukung Partai Liberal di Sydney dalam pidato kemenangannya.

“Seberapa baik Australia. Dan seberapa bagus orang Australia?” Katanya, disambut tepuk tangan meriah.

“Ini adalah negara tempat tinggal terbaik di dunia, dan orang-orang Australia itulah yang telah bekerja untuk kita, selama lima setengah tahun sejak kami kembali ke pemerintahan di bawah kepemimpinan Tony Abbott pada tahun 2013,” kata Morrison.

namun, mantan Perdana Menteri Tony Abbott kehilangan kursi untuk dapil Warringah karena kalah suara dari Zali Steggall yang maju sebagai calon independen.

“Orang-orang Australia yang bekerja keras setiap hari. Mereka memiliki impian, cita-cita,” kata Morrison. “Untuk mendapatkan pekerjaan, untuk mendapatkan magang, untuk memulai bisnis, untuk bertemu seseorang yang luar biasa, untuk memulai sebuah keluarga, untuk membeli rumah, untuk bekerja keras, dan memberikan yang terbaik yang Anda bisa untuk anak-anak Anda.”

“Untuk menabung untuk masa pensiun Anda, dan untuk memastikan bahwa ketika Anda dalam masa pensiun Anda, Anda dapat menikmatinya karena Anda telah bekerja keras untuk itu.”

“Ini adalah orang Australia yang pendiam yang telah memenangkan kemenangan besar malam ini,” kata Morrison, disambut pendukung yang bersorak dan bertepuk tangan.

“Karena selalu tentang mereka. Malam ini bukan tentang saya atau bahkan tentang Partai Liberal. Malam ini adalah tentang setiap orang Australia yang bergantung pada pemerintah mereka untuk mengutamakan mereka. Dan itulah yang akan kita lakukan,” sambung Morisson.

Morrison, yang menjadi perdana menteri kurang dari sembilan bulan yang lalu, berjanji untuk segera kembali bekerja.

“Kami punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Kami akan kembali bekerja untuk orang Australia yang kami tahu pergi bekerja setiap hari, yang menghadapi perjuangan dan cobaan itu setiap hari,” katanya.

“Mereka mencari jalan yang adil, dan jalan mereka, dan mereka akan mendapatkan jalan dari pemerintah kita,” lanjutnya.

Morrison telah dipuji sebagai pahlawan Liberal yang diprediksi akan dapat memimpin partai ke arah yang diinginkannya.

Pemimpin oposisi Bill Shorten mengakui partainya tidak akan dapat membentuk pemerintahan. Shorten akan mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Buruh, tetapi akan tetap bekerja di Parlemen.”

“Saya berharap Scott Morrison mendapatkan keberuntungan dan keberanian yang baik dalam melayani bangsa kita yang hebat. Kepentingan nasional lebih utama,” kata Shorten.

Dia mendesak para pendukung Partai Buruh untuk melanjutkan perjuangan. “Kami adalah gerakan yang ulet dan bangga dan kami tidak pernah menyerah,” tutupnya.

Staf komisi pemilihan menghitung sekitar 11,5 juta suara untuk Dewan Perwakilan Rakyat dan 7,5 juta suara untuk Senat pada pukul 23:59, tanggal 18 Mei 2019 waktu setempat.

Malcolm Roberts dari One Nation dan politisi independen Jacqui Lambie akan kembali ke Senat. Akan tetapi Clive Palmer tampaknya akan kehilangan kursi. Penghitungan akan dilanjutkan kembali pada 19 Mei 2019. (MIMI NGUYEN LY, AAP dan Reuters/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

Simak Juga :