London – Sebuah bom era Perang Dunia II yang diduga gagal meledak ditemukan di pantai Inggris pada 19 Mei 2019 lalu. Penemuan itu memicu evakuasi wisatawan dan warga lokal.

Pihak berwenang merencanakan untuk melakukan ledakan terkendali pada saat air surut pada Senin (20/5/2019) malam waktu setempat. Akan tetapi setelah diperiksa, bom itu ternyata hanya selongsong kosong.

Her Majesty’s atau HM Coastguard, bagian dari Badan Maritim dan Penjaga Pantai (MCA) Inggris, menerima telepon pada pukul 8:50 malam. Telepon itu melaporkan tempurung bom di Pantai Beachy Head, menurut siaran pers Badan Maritim dan Penjaga Pantai Inggris.

“Foto-foto itu segera dikirim ke tim EOD (Explosives Ordnance Disposal). Batang bom itu memiliki lebar sekitar 3 inci dan panjang 12 inci,” kata rilis .

HM Coastguard menyarankan masyarakat untuk menjauh dari situs. “Tim Penyelamat Eastbourne dan Birling Gap Coastguard telah membentuk barisan di sekitar peraturan yang membatasi akses publik sebagai tindakan pencegahan,” kata rilis MCA.

Setelah situs ditutup selama berjam-jam, para penyelidik akhirnya memastikan bahwa selongsong itu kosong, dan tidak mengandung bahan peledak.

“Tim EOD telah memeriksa perangkat itu lagi dan menyatakannya sebagai casing logam kosong yang aman, tidak akan terjadi ledakan. Tali pemicu ledakan juga sudah dicabut,” kata rilis berikutnya.

Dalam insiden serupa yang dilaporkan tahun lalu, sebuah bom Perang Dunia II yang gagal meledak ditemukan di dekat Bandara Kota London. Bom berhasil diledakkan di bawah kondisi yang terkendali, menurut BBC.

Sejak 2010 hingga awal 2018, Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan pihaknya ditugasi untuk menangani 450 bom Perang Dunia II dari Jerman. Bahan peledak semacam itu terus ditemukan di sekitar Inggris. Kementerian Pertahanan mengatakan kepada BBC Reality Check bahwa sekitar 10 persen bom yang dijatuhkan di negara itu selama perang tidak meledak.

Sebagian besar bahan peledak ini ditemukan terkubur dalam-dalam dan sering ditemukan oleh pekerja konstruksi. Mereka dieliminasi oleh militer. Namun, perusahaan swasta yang dijalankan oleh individu-individu mantan militer juga menyediakan jasa layanan sejenis.

Pantai lain di negara itu ditutup pekan lalu setelah detektor logam menemukan dugaan bom Perang Dunia II saat air laut surut, menurut rilis ZeticaUXO, sebuah perusahaan swasta yang menyediakan layanan pembuangan bahan peledak.

“Seorang anggota masyarakat mendeteksi logam di Pantai Broadsands di Paignton ketika dia menemukan benda berkarat berukuran 7 inci hingga 8 inci,” kata rilis itu.

Dalam penemuan lain yang dilaporkan oleh ZeticaUXO, mortir Perang Dunia ke II dibuang di Bliston. “Ledakan terkendali dilakukan pada apa yang tampak seperti situs bangunan sekitar pukul 20:30 pada 16 Mei,” kata rilis media perusahaan tersebut.

Bom khas Perang Dunia II memiliki bobot 110 pound (50 kg) atau 551 pound (250 kg). Bom yang lebih besar adalah 1102 pound (500 kg) atau 2204 pound (1000 kg), menurut BBC. (VENUS UPADHAYAYA/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

Simak Juga :

Share

Video Popular