Canberra – Wakil Perdana Menteri Australia, Michael McCormack terpilih kembali sebagai pemimpin Partai Nasional. Pemilihan pemimpin partai digelar setelah kemenangan mengejutkan yang diraih mitra koalisinya, dalam pemilihan umum federal Australia.

Pada pertemuan sidang partai di Canberra pada hari Kamis (23/5/2019), McCormack dan wakilnya Bridget McKenzie terpilih kembali dengan suara bulat.

Kemenangan mengejutkan koalisi pemerintah petahana pada pemilu hari Sabtu pekan lalu mengurangi krisis kepemimpinan pada partai koalisi utama dari partai penguasa. Krisis kepercayaan terhadap pemimpin partai yang memberi harapan kepada Barnaby Joyce untuk mengambil alih kontrol partai liberal-nasionalis tersebut.

Partai Nasional mempertahankan 16 kursi di majelis rendah dan berada di jalur yang tepat untuk memiliki lima senator. Namun wakil Tasmania, Steve Martin kemungkinan akan kehilangan kursinya.

“Ketika semua jajak pendapat, ketika semua pakar, ketika begitu banyak media dan troll, dan semua orang kiri, dan semua orang di Twitter mengatakan kita tidak akan pernah melakukannya, ya kita membuktikan mereka salah,” kata McCormack pada hari Kamis (23/5/2019).

Dia mengatakan Partai National adalah partai yang berbeda dengan Partai Liberal, tetapi dalam koalisi mereka dapat bekerjasama untuk kepentingan Australia.

“Kami telah membantu kaum Liberal untuk kembali membentuk pemerintahan. Mereka tidak bisa melakukannya tanpa kami,” kata pemimpin Partai National.

“Mereka tahu betapa pentingnya kami, tetapi saya perlu mengucapkan terima kasih kepada Perdana Menteri kami Scott Morrison.”

McCormack menyambut anggota dewan majelis rendah, Pat Conaghan dan Anne Webster, bersama dengan Anggota Senat yang baru terpilih untuk pertamakalinya bersama partai itu.

Representasi kabinet bagi mitra koalisi junior kemungkinan akan turun dari lima menteri menjadi hanya empat menteri, dengan posisi akan ditentukan berdasarkan rapat bersama yang dihadiri dua fungsionaris partai. (AAP/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

Simak Juga :

Share

Video Popular