Erabaru.net. Seorang gadis cilik berusia dua tahun di India tersengat listrik hingga meninggal setelah dia memasukkan kabel pengisian daya yang masih dicolokkan ke stopkontak listrik ke mulutnya.

Menurut Times of India, balita bernama Shehvar sedang bermain di rumah kakek-neneknya di Jahangirabad di negara bagian utara Uttar Pradesh, India, saat insiden yang terjadi pada 18 Mei lalu.

Sang ibu, Razia, meninggalkan balita untuk bermain sendiri sementara kabel pengisian daya yang terpasang di dekatnya. Seseorang dalam keluarga telah menggunakan pengisi daya dan mencabut telepon mereka tetapi membiarkan kabel tetap mencolok di stopkontak.

Ketika Shehvar sedang bermain-main, anak itu memasukkan kabel pengisi daya ke dalam mulutnya dan tersengat listrik.

Dalam sebuah laporan oleh Hindustan Times, balita itu segera dilarikan ke rumah sakit tetapi dia dinyatakan meninggal.

“pihak keluarga belum datang ke kami untuk melapor, jadi kasus belum diajukan. Namun, jika seseorang datang ke kami untuk mengajukan laoran, itu akan dilakukan sesuai dengan norma, ” kata Akhilesh Pradhan, petugas di Kantor Polisi Jahangirabad kepada Times of India.

Kematian balita itu mengikuti episode serupa di mana seorang bocah lelaki berusia 7 tahun di Kupang, NTT, tewas tersengat listrik ketika menggunakan ponsel neneknya pada 15 Maret lalu.

Ponsel itu dilaporkan masih terhubung ke soket listrik.

Menurut laporan, bocah lelaki bernama Alfani Yeskiel Tuke itu sedang bermain game di ponsel ketika tiba-tiba dia tersengat listrik.

(Foto: Apple Daily)

Bocah itu ditemukan tak bernyawa ketika neneknya pulang dan menemukannya terbaring di lantai, tidak tergerak seolah-olah sedang tidur.

Dia mencoba membangunkannya dan menyentuh bahunya, tetapi dia tersengat listrik. Sang nenek kemudian bergegas mencari bantuan dari tetangga mereka yang kemudian mematikan stop kontak listrik.

Polisi kemudian mengkonfirmasi bahwa bocah itu meninggal karena sengatan listrik.(yant)

Sumber: Goodtimes, The Epoch Times

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular