Erabaru.net. Sebuah perusahaan Tiongkok baru-baru ini memberitahu semua karyawannya untuk memboikot produk Amerika Serikat dan tidak  bepergian ke Amerika Serikat, atau akan dipecat.

Pengumuman tersebut segera memicu kemarahan publik, ketika seorang netizen memposting di internet.

Media pemerintah Tiongkok telah mulai meningkatkan propaganda anti-Amerika, karena sengketa dagang Amerika Serikat-Tiongkok baru-baru ini meningkat akibat  kenaikan tarif yang ketat. Memo perusahaan tersebut terungkap tak lama setelah surat kabar pemerintah Tiongkok Times Global dalam editorial tanggal 13 Mei meminta masyarakat Tiongkok untuk “perang rakyat” dengan Amerika Serikat.

Dalam sebuah pengumuman internal yang dikeluarkan tanggal 16 Mei oleh Stasiun Inspeksi Kendaraan Bermotor Jinggang yang berlokasi di kabupaten Donghai, Provinsi Jiangsu, perusahaan tersebut menggemakan propaganda itu, menjelaskan bahwa perkembangan Tiongkok dalam bidang militer, ilmu pengetahuan, dan teknologi telah menakuti dan mengkhawatirkan Amerika Serikat.

Akibatnya, Amerika Serikat memulai perang dagang dengan Tiongkok. “Untuk membantu negara kita memenangkan perang ini, otoritas perusahaan telah memutuskan bahwa semua karyawan harus segera berhenti membeli dan menggunakan produk-produk Amerika,” demikian bunyi pemberitahuan tersebut. Pernyataan bahwa Amerika Serikat menghambat kenaikan Tiongkok di panggung global telah diulangi di banyak media pemerintah Tiongkok belakangan ini.

Pemberitahuan termasuk daftar persyaratan yang lebih terperinci:

“Karyawan dilarang membeli atau menggunakan iPhone; sebagai gantinya, karyawan disarankan untuk menggunakan telepon seluler buatan Tiongkok, seperti Huawei.”

“Karyawan tidak diperbolehkan membeli kendaraan buatan produsen mobil patungan Tiongkok-Amerika Serikat. Karyawan dianjurkan untuk membeli kendaraan 100 persen buatan Tiongkok.”

“Karyawan dilarang makan di McDonald atau Kentucky Fried Chicken. Karyawan tidak diperbolehkan membeli produk P&G [Proctor and Gamble, produsen produk rumah tangga Amerika Serikat], Amway [produsen produk kesehatan dan kecantikan Amerika Serikat], atau merek Amerika lainnya. Karyawan tidak boleh pergi ke Amerika Serikat sebagai turis.”

Pemberitahuan itu mengatakan aturan tersebut berlaku pada hari penerbitan, dan bahwa serikat buruh perusahaan akan menerapkan aturan tersebut. Karyawan yang melanggar pemberitahuan akan diberhentikan dari perusahaan, tanpa kecuali.

Pemberitahuan itu menarik banyak perhatian online.

“Komputer juga harus dilarang, karena komputer adalah hasil penemuan Amerika Serikat,” kata seorang netizen.

Banyak netizen menganggap konyol untuk melarang produk Amerika Serikat, karena begitu banyak barang yang biasa digunakan dibuat di Amerika Serikat.

“Hai, teman-teman, berhenti menggunakan sistem operasi Windows.”

“Saya senang melihat pemberitahuan ini, dan saya berharap pesawat terbang dilarang beroperasi juga.” Banyak maskapai penerbangan Tiongkok membeli pesawat Boeing.

Media pemerintah Tiongkok baru-baru ini mendorong propaganda nasionalistik untuk menggambarkan Amerika Serikat sebagai musuh, menyalahkan Amerika Serikat karena kurangnya kemajuan dalam negosiasi.

Saluran yang dikelola pemerintah Tiongkok baru-baru ini menayangkan tiga film anti-Amerika selama tiga hari berturut-turut. Film-film tersebut awalnya diproduksi sebagai propaganda anti-Amerika Serikat, sebagai reaksi terhadap Perang Korea. (Olivia Li/ Vv)

VIDEO REKOMENDASI

Share

Video Popular