Erabaru.net. Selama 22 tahun, setiap hari, pria ini menghilang di gunung saat fajar dan kembali ke rumah larut malam. Ketekunan dan dedikasinya menciptakan mukjizat yang oleh semua orang dianggap mustahil.

Banyak penduduk desa berpikir bahwa Dashrath Manjhi menjadi gila setelah kematian istrinya pada tahun 1959.

Manjhi tinggal di sebuah desa kecil di distrik Gaya di Negara Bagian Bihar, India. Desa terpencil itu terisolasi dari dunia luar. Orang harus berjalan sejauh 80 kilometer untuk mencapai ke kota terdekat dan harus melewati rute yang berbahaya di sekitar gunung.

Manjhi hidup bahagia bersama istrinya, tetapi suatu hari kehidupannya yang damai menjadi gelap pada tahun 1959 ketika istrinya yang sedang hamil jatuh dari gunung. Dia membawa istrinya ke rumah sakit terdekat, sekitar 80 kilometer jauhnya, tetapi meninggal dalam perjalanan. Setibanya di rumah sakit istrinya dinyatakan meninggal; Namun, bayi peremuannya itu lahir dengan selamat dan sehat.

Kehilangan istri tercintanya sangat sulit ditanggung, dan ia memutuskan untuk mengubah keadaan untuk para wanita di desa.

Dia mengumpulkan alat-alat yang diperlukan dan setiap hari menghabiskan waktunya di gunung selama 22 tahun, dari tahun 1960 hingga 1982.

Manjhi bermaksud membangun rute yang lebih dekat untuk ke kota terdekat dengan menggali di gunung itu. Dia ingin membantu warga desanya terhindar dari tragedi seperti yang dia alami.

Selama masa ini, kekeringan melanda desanya, dan ayah Manjhi memintanya untuk pindah ke kota untuk bekerja. Tetapi “manusia gunung” itu terus melanjutkan misinya bahkan ketika tidak ada air di desa. Dia harus minum air kotor dan makan daun, tetapi dia tidak pernah meninggalkan misinya.

Buah dari upayanya yang belum pernah terjadi sebelumnya menjadi nyata bagi orang-orang hanya setelah dua dekade, hanya ketika ia selesai menembus jalan setapak melewati gunung. Sampai saat itu, orang-orang dulunya mengejeknya dan menyebutnya gila menjadi malu.

Kegigihan dan keteguhan hati Manjhi sungguh luar biasa. Sekarang, untuk pergi ke kota terdekat hanya berjarak 4 kilometer dari yang sebelumnya 80 kilometer, dan dapat melakukan perjalanan ke kota hanya dalam waktu satu jam.

Sayangnya, Manjhi meninggal pada 17 Agustus 2007, pada usia 73, setelah menyerah pada kanker kandung empedu.

Meskipun Manjhi meninggal, dia akan selalu dikenang sebagai ‘Manusia Gunung’, yang pekerjaannya telah mengubah kehidupan penduduk desa.

Karyanya begitu menginspirasi sehingga ia bahkan dibuat film tentang hidupnya yang berjudul Manjhi – The Mountain Man.

Berkat orang gila ini, sekarang anak-anak dapat pergi ke sekolah, orang dewasa dapat menemukan pekerjaan yang lebih baik dan orang sakit dapat sampai ke dokter tepat waktu.(yant)

Sumber: bles

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular