Erabaru.net. Maria Isabel Layson baru berusia 16 tahun tetapi ilmuwan muda dari Philipina telah membuat negaranya bangga dengan penemuannya yang menyelamatkan jiwa.

Siswa sekolah menengah dari Iloilo menjadi viral setelah dia menemukan bahwa buah talok atau kersen dapat menyembuhkan diabetes.

Diabetes Mellitus atau lebih dikenal sebagai diabetes adalah kondisi kesehatan ketika tubuh tidak dapat memproses glukosa darah.

Dia juga salah satu pemenang National Science and Technology Fair (NSTF) 2019 pada bulan Februari di mana dia mempresentasikan studinya tentang sifat-sifat buah kersen.

(Foto: Twitter / Maria Isabel Layson)

Bulan lalu, ia berkompetisi sebagai bagian dari delegasi Philipina di Intel International Science and Engineering Fair di Arizona, AS.

Berjudul ‘Bioactive Component, Antioxidant Activity, and Antidiabetic Properties of Muntingia calabura Linn. An In Vitro Study ‘, Layson membuktikan bahwa buah-buahan dapat menjadi obat potensial untuk diabetes tipe 2.

Menurut Layson, buah kersen yang tumbuh secara alami di mana-mana di Philipina bukan hanya solusi termurah untuk menyembuhkan diabetes tipe 2 tetapi ranting tanaman, bunga dan daun juga mengandung sifat antioksidan.

(Foto: Flickr)

“Tidak ada yang memperhatikan buah dan khasiat obatnya. Mereka tidak menyadari bahwa ia berpotensi menjadi pengatur diabetes, “kata Layson.

(Foto : PhilNews Today)

“Sebenarnya, hasil penelitian tentang buah kersen atau talok, itu memang mengandung sifat anti-diabetes dan sangat kaya antioksidan.”

Meskipun dia tidak menang dalam kompetisi di AS, Layson mengatakan bahwa itu suatu kehormatan dan berkah baginya untuk dapat mewakili Philipina.

(Foto: Filipino Times)

“Saya ikut kompetisi tidak untuk ketenaran. Saya bergabung dengan kompetisi penelitian ini karena saya ingin mengatasi masalah diabetes dan bagaimana penelitian saya terhadap kersen dapat membantu menyelesaikannya, ”katanya.

Layson berharap dia bisa menemukan obat untuk penyakit yang telah mempengaruhi banyak orang di negaranya dan bahkan di seluruh dunia ini.

(Foto: Flickr / Forest dan Kim Starr)

Spesies tanaman yang tumbuh cepat ini berasal dari Amerika tropis dan pertama kali diperkenalkan ke Kepulauan Philipina pada akhir abad ke-19. Ia mampu tumbuh subur di tanah yang buruk dan tahan terhadap kekeringan.(yant)

Sumber: Goodtimes.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular