Erabaru.net. Keramaian dan kemacetan lalu lintas sehubungan dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri baru-baru ini menyebabkan seorang ibu lanjut usia ditinggalkan oleh putranya di rest area.

Ilustrasi. (Foto : Free Images)

Seorang pria di Malaysia berusia 40-an bersama istri dan ibu kandungnya yang berusia 70 tahun dilaporkan dalam perjalanan kembali ke Kuala Lumpur dari Bukit Payong, Kuala Terengganu. Namun, kemacetan lalu lintas yang mengerikan telah menyebabkan pria ini berhenti di res area dan istrinya pergi ke toilet.

Lelaki yang tinggal di mobil bersama ibunya kemudian tertidur sambil menunggu istrinya kembali dari toilet. Namun, tanpa sepengetahuan pria ini, ibunya pergi sendirian ke toilet tanpa memberitahu anaknya.

Ilustrasi. (Foto : flickr)

Segera setelah istri kembali ke mobilnya, pria itu terbangun dan terus mengemudi melanjutkan perjalanan tanpa menyadari bahwa ibunya masih berada di rest area. Pria itu baru menyadari setelah mengemudi sejauh 196 km ketika mereka berhenti di rest are berikutnya untuk makan siang.
 
Sementara itu, wanita tua itu terkejut menemukan bahwa mobil putranya hilang setelah kembali dari toilet. Ibu itu segera mencari bantuan pada masyarakat yang kemudian menawarkan untuk mengantarkan ke stasiun bis ekspres terdekat.

(Foto: Terengganu 11)

Namun, dia menolak untuk menerima tawaran tersebut dan memutuskan untuk tetap menunggu di rest area itu. Sekitar satu setengah jam kemudian, dua petugas Departemen Perhubungan Jalan melakukan kontak dengan wanita itu dan segera membawanya ke kantor polisi Bukit Besi.
 

(Foto: Terengganu 11)

Berdasarkan keterangan dari wanita itu, ia memiliki seorang putri yang bekerja sebagai guru di sebuah sekolah yang berlokasi di Bukit Payong. Dengan demikian, polisi telah menghubungi sekolah untuk menginformasikan kejadian tersebut dan melacak anak wanita ini.

(Foto: Terengganu 11)

“Kami memberitahunya tentang apa yang telah terjadi. Tidak lama kemudian, cucu laki-laki wanita ini datang menjemput neneknya pada pukul 12.30 siang. Wanita itu dibawa pulang ke rumah putrinya di Bukit Payong sementara pira itu dan istrinya kembali untuk menjemput ibunya itu, “kata kepala polisi Dungun, Inspektur Baharudin Abdullah.(yant)

Sumber: Erabaru.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular