Erabaru.net. Beberapa orang menaruh kepercayaan mereka pada pengobatan rumahan sebelum beralih ke obat-obatan yang dijual bebas dan petunjuk dokter. Sayangnya, obat rumah ini lebih sering daripada tidak justru menjadi bumerang.

Seorang dokter Malaysia, Dr. Kamarul Ariffin baru-baru ini berbagi di Twitter yang mengingatkan publik tentang apa yang harus mereka lakukan dalam situasi di mana kulit yang bersangkutan tersiram air panas.

Di Twitter-nya, ia membagikan gambar tangan seseorang yang bengkak karena tersiram air panas dan memutuskan untuk mengoleskan pasta gigi pada area luka bakar.

(Foto: Twitter)

Sayangnya, alih-alih menenangkan kulit yang tersiram air panas itu, pasta gigi telah justru menyebabkan tangan orang tersebut terinfeksi parah dan bengkak sehingga hampir tidak dapat dikenali lagi!

Berlawanan dengan nasihat dari para leluhur kita yang populer untuk menerapkan pasta gigi, tepung jagung, telur, atau kecap pada area luka bakar, Dr. Kamarul memperingatkan bahwa pengobatan rumahan ini sebenarnya dapat memperburuk luka bakar dan menyebabkan infeksi bakteri.

Dia mengatakan bahwa : “Pengobatan rumahan ini, dapat menyebabkan peradangan parah dan juga dapat menyebabkan infeksi.”
 
Dia kemudian melanjutkan untuk menjelaskan bahwa ada tiga jenis luka bakar primer, yaitu tingkat pertama, kedua dan ketiga.

Untuk luka bakar tingkat pertama, korban biasanya akan mengalami rasa sakit, kemerahan dan kulit yang tidak melepuh.

(Foto: Wikimedia Commons)

Dalam kasus luka bakar tingkat dua, korban akan mengalami kulit melepuh bersama dengan kemerahan dan rasa sakit. Untuk luka bakar tingkat tiga, kulit memiliki ketebalan yang luas dengan penampilan putih. Mereka mungkin tidak mengalami rasa sakit karena sarafnya rusak.

Kamarul kemudian berbagi lima langkah untuk perawatan pertolongan pertama yang harus dilakukan setiap orang untuk luka bakar ringan.

Ilustrasi (Foto: Pexels)

1. Jauhkan korban dari sumber panas (api, pemanas, air panas, listrik, dll). Tetap tenang dan jangan panik.

2. Lepaskan semua perhiasan, pakaian, atau arloji yang terbakar kecuali jika tersangkut di area terbakar.

3. Dinginkan luka bakar dengan air bersuhu ruangan selama 15-20 menit untuk menghentikan luka bakar. Jangan pernah menggunakan air dingin atau es.

4. Jika ada lepuh yang terbentuk pada kulit, jangan dikelupas. Cukup gunakan kain bersih untuk menutupi kulit yang melepuh.

5. Cari dokter segera untuk luka bakar tingkat kedua dan ketiga, atau jika area luka bakar lebih besar dari ukuran telapak tangan atau jika area yang terluka adalah wajah atau alat kelamin.

Nah, setelah membaca artikel ini apakah Anda masih menggunakan obat rumah ini? Lebih baik minta pertolongan dokter untuk menghindari hal-hal tidak kita inginkan.(yant)

Sumber: Goodtimes

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular