Erabaru.net. Seorang hakim di Argentina telah memerintahkan seorang pria untuk memberikan kompensasi kepada mantan istrinya sekitar 179.000 dollar AS (sekitar Rp 2,5 miliar) setelah dia harus melepaskan kariernya selama hampir tiga dekade untuk membesarkan anak-anak mereka dan melakukan pekerjaan rumah tangga.

Menurut KVUE, putusan yang merupakan yang pertama kali dibuat di negara itu melihat mantan
suami itu diperintahkan untuk memberikan kompensasi kepada mantan istrinya untuk semua waktu dan upaya yang dicurahkannya fokus pada pernikahan mereka selama 27 tahun terakhir.

Hal ini juga disebabkan oleh kenyataan bahwa mantan istri yang sekarang berusia 70 tahun telah meninggalkan kariernya demi pernikahan dan anak-anak mereka.
 
Saati ini wanita itu berjuang secara finansial setelah pasangan itu bercerai pada 2011 karena ia tidak memiliki sumber penghasilan sendiri setelah menjadi ibu rumah tangga selama 27 tahun.

Wanita itu dibiarkan berjuang sendiri sementara mantan suaminya tidak memiliki kesulitan keuangan.

Ilustrasi. (Foto: Pixabay)

Pasangan ini menikah pada tahun 1982 sebelum mereka berpisah pada tahun 2009. Pada tahun 2011, mereka resmi bercerai, tetapi telah meninggalkan wanita itu berjuang untuk menghidupi dirinya sendiri.

Menurut laporan Clarin Sociedad, wanita itu adalah lulusan ekonomi. Namun, dia harus melepaskan prospek kariernya ketika mereka menikah untuk fokus pada pekerjaan rumah tangga dan membesarkan anak-anak mereka.
  

Ilustrasi. (Foto: Pixabay)

Menurut putusan itu, karena ibu rumah tangga sebagian besar bergantung pada suami mereka terutama pada aspek keuangan, itu telah menyebabkan mereka menjadi “di bawah masyarakat”.

“Di sebagian besar keluarga, perempuan masih memikul beban pekerjaan rumah tangga dan merawat anak-anak, bahkan ketika mereka melakukan beberapa kegiatan eksternal,” kata putusan tersebut.

Sekarang dengan usia 70 tahun, mendapat pekerjaan akan hampir mustahil bagi mantan istri itu.

Ilustrasi. (Foto: Pixabay)

Setelah wanita itu kesulitan keuangan, pengadilan kemudian memerintahkan mantan suaminya untuk membayar 8 juta peso ( Rp 2,5 miliar) pada sebagai kompensasi.
 
Hakim juga dilaporkan menjelaskan bahwa jumlah itu “masuk akal untuk menyeimbangkan kembali situasi ekonomi pasangan yang berbeda akibat pernikahan dan perpisahannya.”(yant)

Sumber: Goodtimes

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular