Erabaru.net. Saw Cheong Seng adalah seorang sopir bus di Singapura. Dia mengendarai bus layanan 63, ketika pada hari Jumat pagi 10 Mei lalu dia diserahi tas yang tertinggal oleh seorang penumpang.

(Foto: SBS Transit)

Penumpang itu adalah seorang pria Tionghoa berusia 40 tahun yang awalnya turun dari pintu belakang bus. Karena pintu tertutup, dia lantas turun lewat pintu depan tetapi menemukan sebuah tas di lorong bus. Dia dengan cepat membawa tas itu ke Saw, menjelaskan situasinya dan meminta tas itu dijaga sebagai barang yang hilang dan ditemukan.

(Foto: SBS Transit)

Dia mencoma memeriksa tas itu dan menemukan apa yang tampak seperti tumpukan kertas. Ketika dia kembali ke pusat Bus Eunos untuk pergantian shift, dia memperhatikan bahwa tas itu lebih berat daripada berat kertas.
  
Saat itulah ia menemukan dua tumpukan uang kertas 100 dollar dan 50 dollar Singapura ada di dalamnya. Dia dengan cepat menyerahkan tas itu kepada manajer pergantian yang bertugas. Uang itu jumlahnya mencapai 39,602.10 dollar Singapura (sekitar Rp 415 juta).

(Foto: SBS Transit)

Saw terkejut bahwa uang yang berjumlah besar itu tertinggal di bus. Tas itu akhirnya diserahkan kepada polisi dan sebuah laporan dikeluarkan. Dia menambahkan bahwa dia tidak akan bisa tidur nyenyak jika dia mengambil uang atau jika uang itu belum dikembalikan ke pemilik yang sah.

“Saya akan merasa bermasalah jika penumpang saya tidak bisa mendapatkan kembali barang mereka yang hilang, terutama uang mereka,” katanya. Dia menyebutkan bahwa barang yang paling banyak ditemukan di busnya adalah telepon genggam dan dompet.

Saw adalah pengemudi veteran yang telah bekerja untuk bus SBS Transit selama 13 tahun.

Di dunia ini masih membutuhkan orang-orang seperti Saw.(yant)

Sumber: Goodtimes, Mothership | Channel News Asia

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular