Erabaru.net. Judul yang Anda baca mungkin terdengar seperti sesuatu yang berasal dari film fiksi ilmiah, tetapi yang mengejutkan, ini memang nyata ada, di kehidupan nyata.

Teknologi ini disebut cryonic, yang menurut Wikipedia, adalah pengawetan pada suhu rendah (kriopreservasi) untuk makhluk hidup hewan (termasuk manusia), yang dinyatakan sudah tidak memiliki kemungkinan untuk dapat hidup.

Tujuan “pembekuan” ini adalah mempertahankan mereka yang dinyatakan menderita kondisi tak tersembuhkan, untuk kemudian dibangkitkan lagi di masa depan, saat teknologi pengobatan sudah lebih baik dan obat untuk menyembuhkan mereka sudah dtemukan.

Kriopreservasi manusia atau hewan besar tidak dapat dibalikkan dengan teknologi yang ada saat ini dan, secara hukum, hanya dapat dilakukan pada manusia setelah kematian secara hukum terjadi, dengan harapan bahwa di masa depan nanti, sudah ada teknologi yang bisa membuat tahap pertama kematian klinis makhluk hidup menjadi bisa dibalikkan.

Mengetahui hal ini, masih agak sulit untuk membayangkan bahwa manusia dapat dibekukan dan dibangkitkan di masa depan, karena masih ada sangat banyak pertanyaan: Apakah itu aman? Apakah itu akan berhasil? Berapa tahun yang akan berlalu sebelum orang itu hidup kembali?

Kredit: Metrotimes

Pertanyaan yang sama diajukan oleh Ayah dari seorang wanita muda yang baru berusia 14 tahun, yang membuat keputusan untuk mengawetkan tubuhnya di dalam es dengan harapan untuk sembuh di masa depan.

Karena masalah hukum dan etika, identitas keluarga tetap disembunyikan, meskipun kasus ini telah memunculkan banyak hal untuk dibicarakan.

Seorang remaja wanita dari Inggris didiagnosis menderita kanker yang tak tersembuhkan, dan bersama Ibunya, memprakarsai proses hukum untuk mengambil keputusan, untuk melakukan kriopreservasi, melawan keinginan Ayahnya yang merasa skeptis tentang teknologi baru dan masih belum diketahui ini.

Kredit: Frioindustrias

Akhirnya, hakim memutuskan mendukung anak di bawah umur tersebut, dan prosedur yang diperlukan dimulai.

Saat ini hanya ada tiga perusahaan yang menawarkan layanan inovatif ini: Alcor yang berbasis di Arizona, Amerika Serikat. Cryonics Institute of Michigan, di Uni Eropa, dan European Institute of Cryopreservation, di Spanyol, yang menawarkan layanan mereka dengan harga mulai dari sekitar Rp. 600 juta hingga Rp 2,5 milyar.

Kredit: Metrotimes

Gadis Inggris itu bukanlah satu-satunya orang yang mempercayakan hidupnya setelah mati dengan teknik revolusioner ini.

Matheryn Naovaratpong adalah seorang gadis kecil yang baru berusia dua tahun, yang menjalani perawatan yang sama, orangtuanya berharap bahwa di masa depan dia dapat diselamatkan dari kanker yang mengakhiri hidupnya di usia yang begitu muda.

Kredit: Krone

Bagaimana menurut Anda, mungkinkah hal ini akan menjadi hal yang umum? (Jul)

Sumber: fabiosa.es

VIDEO REKOMENDASI

Share

Video Popular