Erabaru.net. Sementara beberapa siswa sibuk mengambil les atau kegiatan setelah sekolah, dua kakak beradik dari Palawan, Philipina ini memilih untuk bekerja dengan mereparasi sepatu untuk mendapatkan uang tambahan biaya sekolah.

Tidak seperti banyak siswa dari latar belakang yang lebih mampu, Manuelita dan Micko Borbon tidak dapat beristirahat atau menghadiri kegiatan ekstra kurikuler setelah sekolah berakhir.

Menurut posting Facebook yang viral, kedua kakak beradik itu harus langsung pergi ke kios reparasi sepatu yang dimiliki keluarga mereka untuk memperbaiki beberapa sepatu. Ini adalah satu-satunya cara bagi mereka untuk mendapatkan uang tambahan untuk proyek sekolah, ongkos, dan biaya sekolah lainnya.
 
Manuelita, 13 dan aiknyanya, Micko, 12, adalah siswa kelas 8 dan 7 di Sekolah Menengah Nasional Palawan.

(Foto: Facebook / Jernannie Jethro Juaton)

Mereka adalah dua dari empat bersaudara. Orangtua mereka, Emmanuel dan Mary Ann Borbon menerima reparasi sepatu di kios mereka untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka yang berenam. Ini adalah sumber penghasilan utama pasangan tersebut.

Keluarga mereka terlalu miskin untuk memiliki rumah sendiri dan hanya tinggal di rumah kecil darurat di Jalan Wescom di Barangay San Pedro, Kota Puerto Princesa. Itu juga merupakan lokasi yang sama di mana mereka mendirikan bengkel sepatu mereka.

Sayangnya, usaha perbaikan sepatu tidak selalu menarik pelanggan yang sangat membutuhkan untuk memperbaiki sepatu mereka. Karena pendapatannya yang tidak pasti keluarga itu terus berjuang untuk menghidupi keluarganya.
 
Mengetahui bahwa orangtua mereka membutuhkan bantuan di bengkel sepatu mereka, Manuelita dan Micko tidak pernah tidak datang ke kiosnya untuk membantu orangtua mereka.

Uang yang mereka hasilkan dengan membantu orangtua dan merearasi sepatu seusai pulang sekolah adalah apa yang mereka gunakan untuk menutupi biaya sekolah mereka.

Menurut ibu mereka, kedua kakak beradik yang bekerja keras itu belajar bagaimana memperbaiki sepatu sendiri dengan mengamati orangtua mereka.

(Foto: Facebook / Jernannie Jethro Juaton)

Sungguh menghangatkan hati melihat kedua anak itu membantu orangtua mereka sepulang sekolah dan mendapatkan uang sendiri.

Berkat pengguna Facebook yang peduli yang melihat Manuelita dan Micko di bengkel sepatu keluarganya, banyak pengguna yang baik hati telah datang untuk menawarkan bantuan kepada mereka termasuk kepala sekolah mereka, Dr. Eduardo Santos.

Eduardo berkata bahwa mereka akan mencari cara yang mungkin untuk membantu keluarga Borbon dan memperbaiki situasi kehidupan mereka.

Manuelita dan Micko yang keduanya ingin melanjutkan studi dan menjadi tentara suatu hari nanti berharap kisah mereka akan menginspirasi orang lain yang menghadapi perjuangan yang sama untuk tidak pernah menyerah pada pendidikan dan selalu membantu orangtua mereka.(yant)

Sumber: Goodtimes

Share

Video Popular