Erabaru.net. Huoi Hua, wilayah pegunungan di pedalaman di Vietnam utara. Untuk mendapatkan pendidikan, anak-anak di sini untuk pergi ke sekolah harus menaklukkan medan yang berat, mereka harus menyeberangi sungai dengan arus yang deras.

Para orangtua di sana akan menggunakan kantong plastik besar untuk membawa anaknya menyeberangi sungai untuk mengantar mereka pergi ke sekolah.
 

(Foto: Vov.vn)

Menurut laporan media di Vietnam, orangtua dipaksa untuk membawa anak-anak mereka ke sekolah dengan cara ini karena sedang musim hujan, di mana jembatan bambu hancur atau rusak dan situasi yang berbahaya ini tidak mungkinkan untuk digunakan, sementara rakit juga hanyut oleh arus yang deras.

(Foto: Vov.vn)

Para orangtua akan memasukkan anak-anak mereka ke dalam kantong plastik besar sebelum menyeberangi sungai dengan arusnya yang deras, untuk memastikan keamanan anak tersebut.

(Foto: Vov.vn)

Pembangunan jembatan permanen di daerah tersebut telah diusulkan kepada pihak berwenang, tetapi karena kurangnya dana dan kondisi medan yang sulit, pembangunan jembatan diharapkan akan selesai pada tahun 2018, ternyata molor hingga sekarang.

(Foto: Vov.vn)

 
Setelah menyeberangi sungai, itu bukanlah perjalanan terakhir bagi anak-anak ini ke sekolah.

Selebihnya, setelah lepas dari tangan orangtuanya, anak ke sekolahnya akan berjalan kaki menempuh waktu 5 jam perjalanan melalui jalan setapak dan berliku dengan kondisi yang tidak rata dan menantang.

(Foto: Vov.vn)

Perjalanan yang memakan waktu membuat para murid biasanya akan tinggal di sekolah selama seminggu dan akan pulang ke rumah pada akhir pekan.

Itulah yang terjadi pada waktu-waktu tertentu di Vietnam.

Tonton video ini direkam pada 2013 sebagai tujuan pendidikan.(yant)

Sumber: Erabaru.my, Mothership

Share

Video Popular