Erabaru.net. Philipina kini mengikuti jejak banyak negara dalam upaya untuk mengurangi limbah plastik dengan pembukaan toko barter plastik pertama di Cebu.

Pelanggan dapat menukrakan barang plastik daur ulang mereka seperti botol air, botol sampo, dan pembungkus makanan cepat saji.

Namun, semua barang harus dicuci dan dibersihkan terlebih dahulu agar dapat diterima.

Toko barter plastik juga menawarkan makanan dan kebutuhan lainnya yang dapat ditukar dengan beberappa kilogram plastik.

(Foto: Facebook)

Misalnya, satu kilogram beras harus ditukar dengan 4 kilogram plastik.

(Foto: Facebook)

Tergantung pada berat plastik daur ulang, pelanggan akan menerima paket beras atau sekaleng sarden.

(Foto: Facebook)

Toko ini juga menawarkan perlengkapan lain seperti sandal, mainan, perlengkapan sekolah seperti buku dan pensil serta pakaian.

Menurut ABS-CBN, ide toko barter plastik berasal dari Gerakan 12 Keranjang, sebuah kelompok yang berdedikasi untuk mengurangi polusi plastik di Kota Cebu karena merupakan salah satu faktor utama penyumbatan selokan selama hujan deras.

(Foto: Facebook)

Kelompok ini juga memiliki misi untuk mengedukasi masyarakat tentang efek penggunaan terlalu banyak plastik.

Plastik daur ulang yang dikumpulkan dari toko akan dihancurkan di fasilitas mereka di Kota Talisay di mana kemudian akan dicampur dengan semen untuk membuat hollow blocks
  

(Foto: Facebook)

1 buah hollow blocks akan dijual dengan harga P12 (Rp 3 ribu).

“Plastik membutuhkan waktu 100 tahun untuk terurai, oleh karena itu kuat ketika dicampur untuk menjadi hollow blocks,” kata Gina Espenilla, sukarelawan di Gerakan 12 Keranjang.

Ketika toko diluncurkan baru-baru ini, banyak orang menyambut ide itu karena ini akan membantu orang-orang dari membuang plastik dan meminta mereka menukar barang.

(Foto: Facebook)

Ini juga membantu orang-orang yang biasa mencari sampah plastik daur ulang untuk menukarkan dengan makanan atau barang yang mereka butuhkan.

(Foto: Facebook)

Toko barter plastik terletak di St. Mabini di Kota Cebu, Philipina.(yant)

Sumber: Goodtimes

Share

Video Popular