Erabaru.net. Ketika Arnold Legara Cuevas memberi tahu murid-muridnya untuk membawa foto keluarga mereka ke kelas, dia tidak pernah berharap akan terkejut dengan kisah yang memilukan dari salah seorang muridnya.

Cuevas yang bekerja sebagai guru di Sekolah Dasar T. Awad Echevarria di Davao City di Philipina memberikan tugas sederhana kepada siswa-siswanya – membawa foto keluarga mereka ke sekolah, menurut Buhay Teacher.

Namun, ketika dia melihat tugas Rheann Khinn Cabahog, hatinya hancur setelah menyadari bahwa bocah itu baru saja kehilangan seluruh keluarganya dalam kebakaran pada tanggal 12 Maret 2019.
  

(Foto: Facebook)

Apa yang tampak seperti tugas sederhana baginya sekarang menjadi kenangan pahit bagi bocah itu.

Dalam tugasnya yang diserahkan Khinn kepada gurunya, bocah itu menulis bagaimana ia pernah memiliki keluarga yang bahagia tetapi itu sebelum kebakaran mengambil nyawa anggota keluarganya dan ia sekarang harus hidup sendiri.

(Foto: Facebook)

Cuevas yang terkejut dengan tragedi yang tak terduga kemudian bertanya kepada bocah itu tentang apa yang ia tulis.

Dia kemudian mengetahui bahwa ketika bocah itu tinggal bersama neneknya di Davao City, semua anggota keluarganya, orangtuanya dan saudara-saudaranya tinggal di Isabela.
 
Tepat sebelum tragedi itu melanda, ayah Khinn meminta untuk memindahkan putranya ke Isabela tetapi penasihat kelasnya Josephine Echavez Sumarago tidak setuju dengan gagasan itu, mengatakan bahwa akan lebih baik bagi Khinn untuk menyelesaikan tahun ajaran sekolah terlebih dahulu sebelum pindah ke Isabela.

Sayangnya, keluarganya tidak pernah melihat Khinn lagi setelah mereka kehilangan nyawa dalam kebakaran beberapa hari kemudian.

(Foto: Facebook)

Menurut bocah itu, keluarganya sedang tidur ketika kebakaran terjadi. Khinn mengatakan bahwa dia akan kehilangan nyawanya juga jika penasihat kelasnya setuju untuk memindahkannya ke sebuah sekolah di Isabela.

Meskipun Khinn sekarang menjadi yatim piatu dan mengatakan bahwa dia sangat merindukan keluarganya, dia belum kehilangan harapannya karena dia masih memiliki kakek-nenek dan teman-teman yang merawatnya di Kota Davao.
  

(Foto: Facebook)

Pasti hancur hati Khinn untuk menerima tragedi itu tetapi semuanya terjadi karena suatu alasan. Tetap kuat dan tidak pernah menyerah, Khinn.(yant)

Sumber: Goodtimes

Share

Video Popular