Erabaru.net. Di Jinhua, di provinsi Cina Zhejiang, di sebelah Timur salah satu negara terpadat di dunia, seorang wanita berusia lebih dari 90 tahun bernama Lou Xiaoying, adalah tokoh utama dari sebuah kisah inspiratif yang menunjukkan bahwa menghargai kehidupan manusia adalah jauh lebih penting daripada kebijakan pemerintah, uang dan status sosial.

Wanita luar biasa itu bekerja, bersama suaminya yang kini sudah meninggal, mengumpulkan sampah di jalanan dan di tempat pembuangan sampah. Dengan pekerjaan itu, dia juga masih merasa bahwa dia memiliki misi yang jauh lebih penting:

“Saya menyadari bahwa jika saya memiliki kekuatan untuk mengambil besi tua untuk didaur ulang, bagaimana mungkin saya tidak mendaur ulang sesuatu yang sama pentingnya dengan kehidupan manusia?”

Pahlawan Tiongkok ini mengatakan bahwa selama bekerja, dia pernah beberapa kali menemukan situasi menyedihkan dan memilukan yang sama: anak-anak ditelantarkan oleh orang tua mereka di pinggir jalan atau di tempat pembuangan sampah. Alasan utama pengabaian ini adalah kebijakan yang berlaku di Tiongkok yang memungkinkan pasangan memiliki hanya satu anak, dengan tujuan untuk mengendalikan populasi negara.

Pada tahun 1972, Lou menemukan bayi terlantar pertama saat mengumpulkan sampah dan membuat keputusan yang akan mengubah hidupnya, juga 29 bayi lainnya.

View this post on Instagram

Lou Xiaoying has been praised in #China for saving more than 30 abandoned babies over the years A woman has been hailed a hero after details of her astonishing work with abandoned children has emerged. #LouXiaoying, now 88 and suffering from kidney failure, found and raised more than 30 abandoned Chinese babies from the streets of #Jinhua, in the eastern #Zhejiangprovince where she managed to make a living by recycling rubbish. She and her late husband #LiZin , who died 17 years ago, kept four of the children and passed the others onto friends and family to start new lives. Her youngest son #ZhangQilin Zhang Qilin- now aged just seven – was found in a dustbin by Lou when she was 82. 'Even though I was already getting old I could not simply ignore the baby and leave him to die in the trash. He looked so sweet and so needy. I had to take him home with me,' she said. 'I took him back to our home, which is a very small modest house in the countryside and nursed him to health. He is now a thriving little boy, who is happy and healthy. 'My older children all help look after Zhang Qilin, he is very special to all of us. I named him after the Chinese word for rare and precious. 'The whole thing started when I found the first baby, a little girl back in 1972 when I was out collecting rubbish. She was just lying amongst the junk on the street, abandoned. She would have died had we not rescued her and taken her in. 'Watching her grow and become stronger gave us such happiness and I realised I had a real love of caring for children. 'I realised if we had strength enough to collect garbage how could we not recycle something as important as human lives,' she explained. 'These children need love and care. They are all precious human lives. I do not understand how people can leave such a vulnerable baby on the streets. Lou is now dying from #kidneys failure. She is pictured here with two of the children she helped rescued Lou, caring for her babies with her husband Li Zin. She would give them to friends and family after she rescued them Lou, who has one biological daughter, Zhang Caiying and now aged 49, #zhangcaiying #instagram

A post shared by Kelly Simone' (@kellysimoneshelton) on

Terlepas dari kemiskinan yang sangat parah di mana mereka hidup, wanita ini dan suaminya berhasil memberikan kehidupan yang cukup layak untuk semua bayi yang mereka selamatkan dan juga untuk satu-satunya anak kandung mereka.

Lou, bertanggung jawab untuk membesarkan empat bayi yang diselamatkan dan putrinya sendiri, kemudian dia menemukan rumah dengan keluarga dan teman-teman untuk bayi-bayi lainnya.

Di usia 91 tahun, Lou meninggalkan dunia, namun dia menutup matanya tanpa penyesalan karena dia telah menyelamatkan setiap kehidupan manusia yang mungkin untuk dia selamatkan, dan telah memberikan kehidupan yang cukup layak untuk mereka, sekalipun dia sendiri tidak memiliki cukup sarana yang diperlukan.

Berikut ini adalah video (dalam bahasa Inggris), di mana Anda dapat melihat detail lebih lanjut tentang kehidupan pahlawan wanita ini:

Tidak diragukan lagi kisah ini benar-benar menginspirasi dan layak untuk diceritakan kepada generasi mendatang.

Besar atau kecil, jika itu adalah satu kebaikan, maka lakukanlah tanpa ragu. Siapa yang tahu bahwa satu kebaikan yang kita lakukan, justru akan mengubah kehidupan orang lain. (Jul)

Sumber: huffpost.com

VIDEO REKOMENDASI

Share

Video Popular