Erabaru.net. Sembilan ekor rusa di Nara Park dilaporkan mati diyakini telah memakan kantong plastik karena meningkatnya kunjungan wisatawan ke taman tersebut.

Yayasan Konservasi Rusa Nara dalam laporan itu mengatakan bahwa gumpalan kantong plastik dan bungkusan makanan ringan ditemukan di perut rusa yang dibedah.
 

(Foto: BEHROUZ MEHRI / AFP / Getty Images)

Pejabat resmi Yoshitaka Ashimura mengatakan bahwa pihaknya terkejut dengan ditemukannya banyak sampah di bangkai perut rusa.

“Sampah terbesar yang ditemukan di perut salah satu rusa adalah seberat 4,3 kilogram. Kami sangat terkejut, “katanya.

Taman rusa di Nara Park menampung lebih dari 1.000 rusa, yang bebas berkeliaran di daerah ini.

Situasi ini menyebabkan wisatawan mendekati hewan tersebut sambil memberikan biskuit khusus.
 
Ashimura menekankan bahwa meskipun wisatawan dilarang memberikan makanan lain selain biscut tersebut, beberapa wisatawan memberikan makanan sesuka hati.

(Foto: Carl Court / Getty Images)

“Rusa yang mati mungkin mengira bahwa makanan ringan dan bungkusannya bisa dimakan terus.

“Kami juga menemukan rusa memakan plastik yang dibuang ke tanah,” katanya.
 
Pada saat yang sama, dia mengatakan, kematian rusa juga disebabkan oleh peningkatan jumlah pengunjung ke taman tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir jumlah wisatawan yang mengunjungi taman ini telah meningkat dan pada tahun 2017 tercatat 16 juta pengunjung memasuki taman.

Selain rusa, taman ini juga menawarkan pemandangan indah termasuk kuil yang dibangun dari kayu yang dibangun sejak berabad-abad yang lalu.(yant)

Sumber: Erabaru.my, Channelnewasia.com

Share

Video Popular